LPS dan UNS Implementasikan Kerja Sama melalui Pemberian Beasiswa dan Riset Bersama

LPS dan UNS Implementasikan Kerja Sama melalui Pemberian Beasiswa dan Riset Bersama

LPS dan UNS menandatangani implementasi kerja sama pada 27 Februari 2026, memberikan beasiswa kepada 20 mahasiswa UNS dan menjadikan UNS mitra riset strategis. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan penguatan sistem keuangan nasional.

UNS — Menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama antara Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tentang Pengembangan Kompetensi serta Sosialisasi Fungsi, Tugas, dan Wewenang LPS yang telah ditandatangani pada 18 Oktober 2025, kedua institusi berkomitmen merealisasikan kerja sama tersebut melalui berbagai program konkret. Sebagai bentuk implementasinya, LPS dan UNS secara resmi melaksanakan seremoni implementasi kerja sama pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM), bersamaan dengan implementasi kerja sama serupa antara LPS dan UGM.

Sebagai bentuk nyata implementasi kerja sama tersebut, LPS memberikan beasiswa kepada 20 Mahasiswa UNS yang mencakup pembiayaan biaya pendidikan serta bantuan biaya hidup. Program beasiswa ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang ekonomi, keuangan, dan kebijakan publik yang relevan dengan peran dan fungsi LPS.

Selain program beasiswa, UNS juga ditunjuk sebagai salah satu dari empat perguruan tinggi mitra strategis LPS dalam pelaksanaan riset bersama yang memanfaatkan big data milik LPS. Selain UNS, tiga perguruan tinggi lain yang terlibat dalam kolaborasi riset ini adalah UGM, Universitas Indonesia (UI), dan IPB University. Kolaborasi riset ini diharapkan dapat menghasilkan kajian berbasis data yang kuat untuk mendukung penguatan sistem keuangan nasional serta kebijakan penjaminan simpanan.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Prof. Anggito Abimanyu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNS merupakan salah satu perguruan tinggi mitra strategis LPS. “UNS ini memiliki keunggulan akademik, karena terdapat sejumlah program studi yang telah mengintegrasikan materi mengenai penjaminan simpanan dan stabilitas sistem keuangan dalam kurikulumnya,” terang Prof. Anggito.

Dalam seremoni tersebut, UNS diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., bersama tiga mahasiswa UNS penerima beasiswa LPS. Prof. Irwan menyampaikan bahwa kerja sama antara UNS dan LPS telah terjalin sejak tahun 2013 dan secara konsisten menghasilkan berbagai luaran strategis, mulai dari kegiatan akademik, penelitian bersama, hingga program pengembangan kapasitas mahasiswa.

“Kami berharap, implementasi kerja sama ini semakin memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga negara dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul, riset berkualitas yang dapat memberikan kontribusi nyata,” ujar Prof. Irwan. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan implementasi kerja sama LPS dan UNS dilaksanakan?

Implementasi kerja sama antara LPS dan UNS secara resmi dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026. Lihat di artikel

Berapa banyak mahasiswa UNS yang menerima beasiswa dari LPS?

Sebanyak 20 mahasiswa UNS menerima beasiswa dari LPS, mencakup pembiayaan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup. Lihat di artikel

Selain beasiswa, program apa lagi yang diimplementasikan antara LPS dan UNS?

UNS ditunjuk sebagai salah satu dari empat perguruan tinggi mitra strategis LPS dalam pelaksanaan riset bersama yang memanfaatkan big data milik LPS. Lihat di artikel

Apa tujuan dari program beasiswa LPS untuk mahasiswa UNS?

Program beasiswa ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang ekonomi, keuangan, dan kebijakan publik. Lihat di artikel