Perkuat Sinergi, Sekolah Pascasarjana UNS Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dengan DLH Kota Bontang

Perkuat Sinergi, Sekolah Pascasarjana UNS Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dengan DLH Kota Bontang
Perkuat Sinergi, Sekolah Pascasarjana UNS Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dengan DLH Kota Bontang

UNSSekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali memperluas jalinan kemitraan akademiknya dengan instansi pemerintah daerah. Kali ini, kerja sama dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang, Kalimantan Timur ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada Senin (14/4/2025) bertempat di Ruang Pertemuan DLH Kota Bontang.

Tim dari Sekolah Pascasarjana UNS yang hadir dalam kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Salman Alfarisy Totalia, S.Pd., M.Si. selaku Wakil Dekan Non Akademik, bersama sejumlah akademisi senior Prof. Dr. Prabang Setyono, M.Si., Prof. Dr. Mohammad Masykuri, M.Si., Dr. Agung Hidayat, S.Pd., M.Sc., dan Bambang Jatmika, S.Sos.

Dalam sambutannya, Dr. Salman menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan baik yang telah terbangun sebelumnya, khususnya dalam rangka penguatan tridharma perguruan tinggi. “Kami ingin mempererat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Sekolah Pascasarjana UNS yang memiliki Program Studi (Prodi) S2 dan S3 Ilmu Lingkungan, sangat terbuka untuk mendukung peningkatan kapasitas SDM di DLH Bontang,” terangnya.

Kepala DLH Kota Bontang, Heru Triatmojo, S.P., M.Si., menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap tindak lanjut yang lebih konkret. “Saya mendorong para staf untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi berkualitas seperti UNS. Selain itu, DLH siap memfasilitasi kegiatan seperti kajian lingkungan, pengelolaan sampah, dan program pengabdian masyarakat,” ungkapnya.

Menambahkan hal tersebut, Prof. Dr. Mohammad Masykuri menjelaskan bahwa Sekolah Pascasarjana UNS kini menyediakan program by research baik di jenjang magister maupun doktor, yang sangat fleksibel dan cocok bagi aparatur pemerintah daerah. “Ini menjadi peluang besar bagi para staf DLH yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka,” katanya.

Kerja sama ini turut mendukung beberapa pilar dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu
pilar 4 pendidikan berkualitas
. Kemudian pilar 11, kota dan komunitas berkelanjutan, dengan memperkuat program pengelolaan lingkungan dan pengembangan kota yang lestari. Pilar 16, perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat, melalui kolaborasi institusional yang mendukung tata kelola lingkungan yang lebih baik.

Diharapkan, sinergi ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi kedua institusi, namun juga bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang secara luas.

Humas UNS