UNS dan Pertamina membuka Kuliah Perdana Kelas Kerja Sama Program Profesi Insinyur (PSPPI) pada Jumat (13/2/2026) di UNS Tower. Kolaborasi ini bertujuan membentuk insinyur profesional unggul yang relevan dengan kebutuhan industri, diikuti 382 mahasiswa.
UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta secara resmi membuka Kuliah Perdana Kelas Kerja Sama Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) bersama PT Pertamina (Persero) bertempat di Ballroom Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS Tower, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya penyelenggaraan kelas kolaboratif yang bertujuan menyiapkan insinyur profesional unggul dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. menyampaikan bahwa sebelum membuka Kuliah Perdana Kelas Kerja Sama PSPPI, melalui Fakultas Teknik (FT) UNS, UNS dan Pertamina telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). PKS ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri. Kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan Program Profesi Insinyur (PPI) yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.
Prof. Hartono menyampaikan bahwa Pertamina merupakan mitra strategis UNS sejak tahun 2008. Selama lebih dari satu dekade, kedua institusi telah menjalankan berbagai program kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Hubungan yang telah terjalin lama ini mencerminkan kepercayaan dan kesamaan visi untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
UNS menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pertamina dalam penyelenggaraan kelas kerja sama PSPPI ini. “PSPPI UNS sendiri telah terakreditasi Unggul dan masuk dalam tujuh besar terbaik di Indonesia. Kepercayaan tersebut dipandang sebagai amanah sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan profesi yang berkualitas, berstandar profesional, serta menjunjung tinggi etika keinsinyuran,” terang Prof. Hartono.
Di tengah era transformasi industri dan transisi energi, kebutuhan akan insinyur profesional dengan kompetensi teknis yang kuat, integritas, kepemimpinan, kemampuan kolaborasi, serta wawasan keberlanjutan menjadi semakin penting. PPI berperan strategis dalam menjembatani pengalaman praktik dengan landasan akademik sehingga menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan nyata di lapangan.





Sebanyak 382 Mahasiswa PSPPI dari Perwira Pertamina mengikuti kelas kerja sama ini. Mereka diharapkan dapat menjalani proses pembelajaran dengan semangat, disiplin, dan komitmen tinggi agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan kembali mengabdi untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa, khususnya di sektor energi, infrastruktur, dan teknologi.
Sementara itu, Vice President Learning Management PT Pertamina (Persero), Rosalia Ambar Yuniarti, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pertamina terus memperkuat sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan. Kolaborasi ini dirancang untuk melahirkan insinyur yang berdaya saing global, mampu menjawab tantangan industri, mengelola risiko operasional secara komprehensif, serta berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.
Dalam perjalanannya, Pertamina telah menjalin kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka, termasuk UNS. Penyelenggaraan PPI kerja sama Pertamina dan UNS tahun ini diikuti oleh 382 perwira Pertamina. Sejak dimulainya program pada tahun 2023, tercatat sebanyak 1.879 perwira Pertamina telah mengikuti PPI. Ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kapabilitas insinyur berstandar internasional.
Melalui program ini, Pertamina berharap peran strategisnya dalam menjaga stabilitas energi nasional semakin diperkuat oleh insan-insan profesional yang kompeten, adaptif, dan berintegritas. Para peserta diharapkan mampu membagi waktu secara optimal antara tanggung jawab pekerjaan dan proses pembelajaran, sehingga seluruh rangkaian program dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
“Semoga program menjadi ruang tumbuh bagi para perwira Pertamina untuk terus belajar, berinovasi, dan mencatatkan kontribusi terbaik bagi perusahaan, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” ujar Rosalia. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan Kuliah Perdana Kelas Kerja Sama PSPPI UNS dan Pertamina diselenggarakan?
Kuliah Perdana Kelas Kerja Sama PSPPI UNS dan Pertamina diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026. Lihat di artikel
Berapa jumlah mahasiswa yang mengikuti Kelas Kerja Sama PSPPI antara UNS dan Pertamina?
Sebanyak 382 mahasiswa PSPPI dari Perwira Pertamina mengikuti kelas kerja sama ini. Lihat di artikel
Apa tujuan utama dari kerja sama antara UNS dan Pertamina dalam Program Profesi Insinyur?
Kerja sama ini bertujuan untuk menyiapkan insinyur profesional unggul dan berdaya saing yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.
Sejak kapan Pertamina menjadi mitra strategis bagi UNS?
Pertamina merupakan mitra strategis UNS sejak tahun 2008, telah menjalankan berbagai program kolaborasi selama lebih dari satu dekade. Lihat di artikel


















