Mahasiswa PSPA UNS Gelar Skrining dan Edukasi Diabetes Melitus di CFD Surakarta

Mahasiswa PSPA UNS Gelar Skrining dan Edukasi Diabetes Melitus di CFD Surakarta

Mahasiswa PSPA UNS menggelar skrining risiko dan edukasi Diabetes Melitus di Car Free Day Surakarta pada Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan deteksi dini dan pencegahan DM, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa.

UNS — Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa skrining risiko dan edukasi Diabetes Melitus (DM) di kawasan Car Free Day (CFD) Surakarta, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian akademisi terhadap meningkatnya kasus DM di Indonesia, yang kini tidak hanya menyerang kelompok usia di atas 40 tahun, tetapi juga usia dewasa muda.

Peningkatan prevalensi DM menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk pemerintah melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Kementerian Kesehatan untuk mendorong deteksi dini berbagai penyakit. Sejalan dengan upaya tersebut, PSPA UNS turut berpartisipasi aktif melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan Mahasiswa dan dosen pembimbing, yaitu Dr. apt. Yeni Farida, apt. Devi Yanthre Manurung, dan apt. Akbar Eka Nugraha.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan koordinasi tim, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan skrining risiko diabetes kepada masyarakat yang hadir di area CFD Surakarta tepatnya di Sriwedari. “Skrining dilakukan menggunakan kuesioner penilaian risiko diabetes serta pengukuran parameter kesehatan sederhana sebagai langkah awal deteksi dini,” terang Dr. Yeni.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi pengunjung CFD yang bersedia mengikuti pemeriksaan dan berkonsultasi terkait kondisi kesehatannya. Dalam kurun waktu satu jam, sebanyak 50 responden telah berpartisipasi dalam kegiatan skrining tersebut.

Selain pemeriksaan, mahasiswa PSPA UNS juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai DM, meliputi pengertian, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan. Faktor risiko yang disampaikan antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, obesitas, serta riwayat keluarga. Edukasi juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin dan penerapan pola hidup sehat, seperti konsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik teratur, menjaga berat badan ideal, serta membatasi konsumsi gula berlebihan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pencegahan DM guna menekan risiko komplikasi di masa mendatang. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kefarmasian yang telah diperoleh selama perkuliahan, sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi dan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

Selain sejalan dengan SDG keempat Pendidikan yang Berkualitas, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian mahasiswa dan dosen dalam capaian SDG ketiga Kehidupan yang Sehat dan Sejahtera. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa yang dilakukan mahasiswa PSPA UNS di CFD Surakarta?

Mahasiswa PSPA UNS menggelar kegiatan skrining risiko dan edukasi mengenai Diabetes Melitus (DM) di kawasan Car Free Day (CFD) Surakarta. Lihat di artikel

Mengapa skrining dan edukasi DM penting dilakukan?

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kasus DM yang kini tidak hanya menyerang kelompok usia di atas 40 tahun, tetapi juga usia dewasa muda. Lihat di artikel

Bagaimana skrining risiko diabetes dilakukan?

Skrining dilakukan menggunakan kuesioner penilaian risiko diabetes serta pengukuran parameter kesehatan sederhana sebagai langkah awal deteksi dini. Lihat di artikel

Apa saja faktor risiko DM yang disampaikan?

Faktor risiko yang disampaikan antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, obesitas, serta riwayat keluarga. Lihat di artikel

Berapa banyak responden yang berpartisipasi dalam skrining?

Dalam kurun waktu satu jam, sebanyak 50 responden telah berpartisipasi dalam kegiatan skrining tersebut. Lihat di artikel