UNS Resmi Membuka Hi Java! Short Course 2026

UNS Resmi Membuka _Hi Java! Short Course_ 2026

UNS Surakarta resmi membuka Hi Java! Short Course 2026 pada 10 Februari 2026, program 4 hari yang didanai LPDP berfokus pada pengobatan tradisional herbal. Kegiatan ini menggabungkan perkuliahan dengan narasumber internasional dan kunjungan lapangan di Tawangmangu, Karanganyar, melibatkan 32 mahasiswa dari berbagai negara.

UNS — Subdirektorat Layanan Internasional (International Office), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta secara resmi menyelenggarakan Opening Ceremony Hi Java! Short Course 2026 pada Selasa (10/2/2026). Program yang didanai oleh LPDP ini akan berlangsung pada 10-13 Februari 2026 dan diselenggarakan di UNS serta Tawangmangu, Karanganyar.

Hi Java! Short Course 2026 menghadirkan serangkaian kegiatan akademik di dalam kelas dengan menghadirkan narasumber. Prof. Dr. Muhammad Taher dari International Islamic University of Malaysia (IIUM) dan Dr. rer. nat. apt. Arko Jatmiko Wicaksono, M.Sc. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan menyampaikan materi mengenai Basic Concepts of Jamu and Evidence-Based Herbal Medicine, Javanese Holistic Care Practices, dan Phytochemical and Pharmacological Aspects of Herbal Medicine.

Selain pembelajaran di kelas, para peserta juga akan mengikuti kunjungan lapangan ke Tawangmangu untuk mengeksplorasi praktik pengobatan herbal tradisional. Kegiatan ini mencakup praktik langsung di Hortus Medicus dan Rumah Atsiri, di mana peserta dapat mempelajari proses budidaya tanaman obat serta pembuatan produk berbasis herbal.

Kepala Subdirektorat Layanan Internasional UNS, Elisa Herawati, S.Si., M.Eng., Ph.D. dalam sambutannya mendorong agar semua peserta berpartisipasi aktif dalam proyek kelompok selama program berlangsung. Peserta yang semuanya Mahasiswa berasal dari latar belakang keilmuan yang berbeda, namun dapat memberikan perspektif beragam dalam proyek yang dikerjakan.

Pada kesempatan kali ini, Elisa juga menjelaskan bahwa program Hi Java! Short Course menjadi cara memperkenalkan kekayaan alam dan budaya di Pulau Jawa, dan tahun ini tema yang diangkat adalah pengobatan tradisional. Hi Java! Short Course 2026 diketuai oleh Dr. apt. Rita Rakhmawati yang berasal dari Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS dan memiliki kepakaran riset tentang natural product.

Direktur Direktorat Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Reputasi UNS, Ibrahim Fatwa Wijaya, S.E., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan pada tahun 2026, UNS merencanakan penyelenggaraan delapan program short course internasional dengan pendekatan tematik. Program-program ini mengombinasikan pembelajaran akademik, praktik langsung, serta kegiatan budaya dan sosial. Melalui program ini, bertujuan untuk meningkatkan mobilitas mahasiswa internasional inbound, menghadirkan lebih banyak dosen internasional, serta memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri.

Program ini mendukung komitmen UNS terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 17, Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan memperkuat kerja sama internasional, UNS menargetkan peningkatan peringkat SDGs hingga masuk dalam jajaran 100–200 terbaik dunia pada tahun 2026, serta meningkatkan kinerja UNS dalam pemeringkatan internasional seperti QS dan Times Higher Education (THE), terutama pada aspek eksposur internasional.

“Pada hari ini (Selasa, 10/2/2026), kami dengan bangga meluncurkan Hi Java! sebagai short course pertama yang diselenggarakan pada tahun ini. Kami menyambut dengan hangat 32 peserta, dengan 56 persen di antaranya berasal dari universitas luar negeri. Tema tahun ini mengenai pengobatan tradisional sangat mendukung rencana UNS dalam membangun Center of Excellence di bidang Herbal Medicine,” terang Ibrahim.

Peserta yang hadir terdiri atas mahasiswa internasional dari berbagai universitas luar negeri, yaitu Mindanao State University, Daito Bunka University, Koskushikan University, Universiti Sains Malaysia, Philippine Normal University, Huazhong Agricultural University, University of Rwanda, Al-Azhar University, Osh State University, serta Monarch Business School of Switzerland.

Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengobatan herbal di Indonesia, sekaligus saling berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan serta pemanfaatan pengobatan herbal di negara masing-masing. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan Hi Java! Short Course 2026 diselenggarakan?

Hi Java! Short Course 2026 diselenggarakan pada tanggal 10 hingga 13 Februari 2026. Lihat di artikel

Siapa saja narasumber utama dalam Hi Java! Short Course 2026?

Narasumber utama termasuk Prof. Dr. Muhammad Taher dari IIUM dan Dr. rer. nat. apt. Arko Jatmiko Wicaksono dari UGM. Lihat di artikel

Apa tema utama yang diangkat dalam Hi Java! Short Course 2026?

Tema utama yang diangkat dalam Hi Java! Short Course 2026 adalah pengobatan tradisional. Lihat di artikel

Berapa jumlah peserta dan dari mana saja mereka berasal?

Terdapat 32 peserta, dengan 56 persen di antaranya berasal dari universitas luar negeri. Lihat di artikel