Ikatan Penerima Beasiswa LPDP UNS Adakan Donasi Buku dan Mengajar di Sekolah Peradaban Magelang

Ikatan Penerima Beasiswa LPDP UNS Adakan Donasi Buku dan Mengajar di Sekolah Peradaban Magelang
Ikatan Penerima Beasiswa LPDP UNS Adakan Donasi Buku dan Mengajar di Sekolah Peradaban Magelang

UNS— Mahasiswa Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Ikatan Penerima Beasiswa LPDP UNS melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini berupa donasi buku dan mengajar sehari di Sekolah Peradaban Magelang pada Rabu (15/1/2025).

Acara yang bertajuk Traveling and Teaching ini dilakukan dengan tujuan untuk menyediakan buku bacaan berkualitas yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan anak-anak di sekolah Peradaban. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan minat baca dan literasi anak-anak di sekolah tersebut.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan mahasiswa magister dan doktor dari berbagai program studi yang tergabung dalam Ikatan Penerima Beasiswa LPDP di UNS. Mereka bekerja sama dengan penerbit buku ANDI (ANDI publisher) Yogyakarta, penerbit Ziyad (Ziyad books) Surakarta, dan channel youtube cerdas kimia. Acara juga didukung oleh para pengajar di Sekolah Peradaban Magelang. Kegiatan ini diikuti oleh 13 anak yang merupakan siswa Sekolah Peradaban Magelang dan 4 pengajar di sekolah tersebut.

Kepada uns.ac.id Senin (20/1/2025), Julhan Irfandi selaku Ketua Panitia Kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Pendidikan. Acara ini akan dilakukan secara berkesinambungan dan akan diprogramkan secara terus menerus oleh Kelurahan LPDP UNS.

“Melalui kegiatan donasi buku dan mengajar sehari ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan literasi anak-anak di sekolah ini. Kami berharap dapat melakukan hal yang sama ke sekolah-sekolah atau yayasan pendidikan lain yang membutuhkan,” terang Julhan.

Pendiri Sekolah Peradaban/ Founder Sekolah Perintis Peradaban Magelang, Saras manyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa LPDP UNS ini sangat bermanfaat untuk anak didiknya. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas donasi buku dan pengajaran yang diberikan oleh mahasiswa LPDP UNS. “Terima kasih tak terkira kami sampaikan kepada teman-teman mahasiswa penerima beasiswa LPDP di UNS. Anak-anak menjadi antusias belajar dan sangat tertarik pada buku-buku yang diberikan”, ujar Saras.

Kegiatan Traveling and Teaching ini dimulai dengan penyerahan buku-buku dari mahasiswa UNS kepada sekolah peradaban. Selanjutnya dilakukan pengajaran oleh salah satu mahasiswa UNS yaitu Ike Nur Syamsiah yang merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) S2 Pendidikan Geografi UNS. Ike menyampaikan materi tentang mitigasi bencana di awali dengan materi gempa bumi dan gunung Meletus. “Kami sampaikan tanda-tanda gunung yang akan meletus salah satunya gempa, serta apa yang harus kita lakukan jika terjadi gempa dan gunung Meletus,” terang Ike.

Penjelasan dilakukan dengan memberi gambar dan nyanyian agar mudah diingat oleh anak-anak. Tak hanya menjelaskan, Ike dibantu tim juga memberikan simulasi tentang gunung meletus sehingga anak-anak sangat tertarik mengikuti dan berinteraksi dengan tim mahasiswa.

Tim mahasiswa yang diwakili oleh Gayus Yudha Girsang dari Prodi S2 Teknik Sipil UNS menyampaikan ucapan terima kasih telah diizinkan untuk mengajar dan memberikan buku kepada anak-anak di Sekolah Peradaban. “Semoga kedepan tim mahasiswa dapat memberikan kegiatan yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan pengabdian ini merupakan upaya LPDP untuk meraih SDGs keempat, yaitu pendidikan yang berkualitas dengan memberikan edukasi pada pihak-pihak yang penting dan membutuhkan.

HUMAS UNS