Kelompok Pengabdian Masyarakat dari Program Pascasarjana IKM UNS Bermitra dengan PADIMAS

Kelompok Pengabdian Masyarakat dari Program Pascasarjana IKM UNS Bermitra dengan PADIMAS

UNS– Kelompok Pengabdian Masyarakat dari Program Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Jalan Gleges 23 Priobadan, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Kegiatan ini bermitra dengan kelompok Lanjut Usia (Lansia) dari Paguyuban Penyandang Diabetes Mellitus Surakarta (PADIMAS) yang berada dibawah naungan Klinik Pratama Jasmine 2. Fokus kegiatan ada pada edukasi seputar Diabetes Mellitus serta pelaksanaan dan pemantauan aktifitas fisik berupa senam diabetes yang dilaksanakan oleh kelompok Lansia PADIMAS.

Empat anggota yang berperan dalam PKM adalah Muh. Anan Wais Lahay, S.Tr.Kes selaku ketua kelompok dari program Pascasarjana IKM; Erlangga Yusa Bachtiar, S.K.M sebagai anggota PKM dari program Pascasarjana IKM, Sari Tyaswikaning Aji, S.H. sebagai anggota PKM dari program Pascasarjana IKM, dan Miswanto, S.Tr.RMIK sebagai anggota PKM dari program Pascasarjana IKM.

“PKM bermitra dengan kelompok Lansia dari PADIMAS yang berada dibawah naungan Klinik Pratama Jasmine 2. Bapak Joko Prabowo, S.Pd, selaku Ketua PADIMAS, kemudian Ibu Sari Tyaswikaning Aji, S.H selaku Kepala Unit Klinik Pratama Jasmine 2. Kegiatan ini berlokasi di Jl. Gleges 23 Priobadan, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Sumber Dana pelaksanaan PKM ini adalah dana pribadi,” terang Muh. Anan Wais Lahay, S.Tr.Kes. kepada uns.ac.id, Selasa (24/12/2024).

Beberapa kegiatan telah terlaksana seperti edukasi seputar Diabetes Mellitus serta pelaksanaan dan pemantauan aktifitas fisik berupa senam diabetes yang dilaksanakan oleh kelompok Lansia PADIMAS. Program ini berlangsung sebanyak 2 kali pertemuan.

Anggota PADIMAS mendapat kesempatan untuk memahami ragam pola hidup sehat bagi penyandang Diabetes Mellitus. Selanjutnya, tim pengabdian masyarakat UNS menggelar sesi senam kesehatan khusus penyandang Diabetes yang kemudian disusul dengan pemeriksaan kadar gula darah setelah senam dilakukan. Momen ini sangat mendapat antusias dari para peserta. Kegiatan pertama dimulai dengan mengisi kuisioner dahulu sebelum diberikan edukasi dan mengisi kuisioner setelah edukasi untuk mengevaluasi tingkat pemahaman peserta mengenai materi yang disampaikan. Kegiatan kedua dimulai dengan pemeriksaan kadar gula darah sebelum senam lalu dilakukan pemeriksaan kadar gula darah setelah senam.

Dalam kegiatan edukasi, tim pengabdian masyarakat UNS mengenalkan definisi diabetes, apa penyebabnya dan bagaimana gejala yang ditimbulkan. Lebih dari itu terdapat pula materi mengenai tingkat kadar gula darah, pentingnya aktivitas fisik, karakteristik jenis makanan, disiplin minum obat sesuai jadwal, serta pola dan porsi makan yang sehat bagi penyandang Diabetes Mellitus. Setelah materi edukasi disampaikan, peserta juga diberi apresiasi berupa Doorprize bagi siapa yang mampu menjawab pertanyaan mengenai materi edukasi tersebut.

Masuk pada kegiatan kedua, tim pengabdian masyarakat UNS dan PADIMAS melakukan senam kesehatan yang diawali dengan cek kadar gula darah sebelum senam, dan diakhiri dengan cek gula darah setelah senam. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik senam terhadap tingkat kadar gula darah pada penyandang Diabetes Mellitus.

Setelah data kadar gula darah dan tingkat pengetahuan terkumpulkan, selanjutnya dilakukan analisis data. Berdasarkan analisis data kadar gula darah diperoleh hasil yang signifikan bahwa terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap penurunan tingkat kadar gula darah. Kemudian berdasarkan analisis data edukasi terdapat peningkatan pengetahuan sesudah dilakukan edukasi Diabetes Mellitus.

Sejumlah anggota PADIMAS menilai bahwa program ini mampu memberikan manfaat yang berarti serta memotivasi anggota Lansia PADIMAS untuk tetap konsisten dalam melakukan aktifitas fisik dan menjaga pola hidup sehat. Kegiatan ini mendukung UNS untuk mewujudkan dua Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu, kehidupan yang sehat dan sejahtera (SDGs ketiga) dan pendidikan berkualitas (SDGs keempat). Humas UNS