Upaya Pembangunan Berkelanjutan Menuju UNS Green Campus

Bunga warna-warni dan pohon-pohon hijau terhampar luas menyambut setiap orang ketika memasuki Kampus UNS. Apalagi jika “musim gugur” antara Bulan November dan Desember tiba, Kampus UNS tampak dihujani salju kuning yang berasal dari pohon angsana (Pterocarpus Indicus). Suasana tersebut menambah syahdu lingkungan rimbun kampus UNS dan menjadi daya tarik mahasiswa untuk menikmati keindahannya untuk berfoto atau sekedar berjalan-jalan sambil merasakan setiap kelopak bunganya yang berguguran. Suasana ini merupakan salah satu ciri khas Kampus UNS yang memberikan kesan berbeda dibandingkan dengan kampus-kampus lain di Indonesia. Tak heran, Universitas Sebelas Maret Surakarta merupakan salah satu kampus percontohan untuk kegiatan Green Campus Indonesia, bersamaan dengan universitas lain seperti Universitas Diponegoro (Semarang), Universitas Cendrawasih (Jayapura), Universitas Pattimura (Maluku), serta Universitas Hassanudin (Makassar).
Program Green Campus merupakan salah satu gerakan Go Green untuk mengatasi pemanasan global yang diterapkan pada wilayah kampusMenurut Kementerian Lingkungan Hidup, dengan adanya Green Campus diharapkan universitas dapat berperan aktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan maupun menggali potensi yang ada dalam wilayah maing-masing sehingga mampu memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia.Kampus sebagai tempat berkumpulnya para intelektual dan tempat dilahirkannya generasi penerus bangsa sangat diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain dalam pengelolaan lingkungan yang baik. Sehingga dalam hal ini, peran kampus sangatlah besar.
Program Green Campus dapat menjadikan kampus sebagai tempat yang nyaman, bersih, teduh, dan sehat untuk menuntut ilmu. Selain itu, juga merupakan wujud pengabdian, pendidikan, dan pelatihan kampus terhadap masyarakat dan lingkungan yang bersifat sukarela serta tidak ada unsur paksaan dari pemerintah.Green Campus memiliki tiga aspek yang saling berhubungan dan diperlukan keseimbangan dalam pelaksanaannya, yaitu Green Building, Green Place, dan Green Behavior.
Green Building meliputi material dan proses bangunan, pengolahan limbah, serta bebas polusi udara dan suara. Konsep Green Buildingyang diterapkan dalam lingkungan UNS tampak pada gedung Fakultas Kedokteran dan taman Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Namun, alangkah lebih baik lagi bila konsep Green Building ini diterapkan pula pada delapan fakultas lainnya. Lahan terbatas tidak jadi masalah, pihak kampus dapat mengaplikasikan taman vertikal pada dinding-dinding gedung atau bahkan menerapkan taman pada fasad gedung sehingga terlihat lebih menarik, unik, dan menyejukkan mata. Selain itu, pihak kampus dapat pula menerapkan prinsip Campus Farming yang dirasa belum ada di Indonesia. Campus Farmingini diadaptasi dari sistem Urban Farmingyang kemudian coba diterapkan pada wilayah kampus dengan menanam tanaman produktif seperti bayam, kangkung, caisin, cabai, dan lain-lain padataman tersebut. Gedung-gedung tidak hanya tampak hijau dan asri, namun juga dapat memberikan penghasilan pada kampus dan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan pertanian. Selain itusecara tidak langsung, Campus Farming juga merupakan upaya membantu meningkatkan ketahanan pangan Indonesia.

Baca selengkapnya: Upaya Pembangunan Berkelanjutan Menuju UNS Green Campus

Penulis: A’isah
Beri Like jika kamu sepakat dengan ide A’isah