UPT PPK UNS Terima Kunjungan Ditjen KSDAE KLHK RI

UPT PPK UNS Terima Kunjungan Ditjen KSDAE KLHK RI

UNSUnit Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan (PPK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (11/7/2024).

Rombongan Ditjen KSDAE dipimpin oleh Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Agr.Sc., selaku direktur jenderal. Beliau didampingi Kepala Balai KSDAE Jawa Tengah, Darmanto, S.P., M.AP.; Kepala Balai KSDAE Yogyakarta, Lukita Awang Nistyantara, S.Hut., M.Si.; Kepala Taman Nasional Gunung Merbabu Jawa Tengah, Nurpana Sulaksono, S.Hut., M.T.; Kepala Taman Nasional Baluran Jawa Timur, Johan Setiawan, S.Hut., M.Sc., serta Kepala Prodi S-3 Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNS, Prof. Dr. Pranoto, M.Sc.

Kunjungan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Ditjen KSDAE KLHK di UNS. Sebelumnya telah dilaksanakan kuliah umum dan Road Show Taman Nasional Baluran Jawa Timur yang diselenggarakan di Sekolah Pascasarjana UNS. Rombongan Ditjen KSDAE melihat secara langsung pengelolaan dan pengembangan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo. Kawasan ini diperuntukkan sebagai kawasan pendidikan dan pembelajaran bagi sivitas akademika UNS. Hal tersebut sebagaimana tujuan KHDTK untuk pendidikan dan pelatihan.

Plt. Kepala UPT PPK UNS, Dwi Priyo Ariyanto, S.P., M.Sc., Ph.D. memberikan paparan pengenalan KHDTK Gunung Bromo atau Alas Bromo UNS. Kegiatan berlokasi di pendopo Alas Bromo. Prof. Satyawan juga memberikan komentar dan arahan bahwa KHDTK diberikan oleh KLHK sebagai tempat pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan sumberdaya manusia dalam sektor kehutanan.

“Jadi KHDTK itu setujuan seperti rumah sakit pendidikan, yang ditujukan untuk tempat pembelajaran atau praktek langsung bagi mahasiswa”, ujar Prof. Satyawan.

Dirjen KSDAE juga mengapresiasi pengelolaan KHDTK UNS yang telah berjalan baik. Beliau memberikan arahan bahwa pengelolaan hutan sudah bisa diarahkan pada pemanfaatan jasa lingkungan. Contohnya seperti simpanan karbon yang belum banyak dilakukan oleh pengelola hutan di Indonesia.

KHDTK UNS juga diharapkan dapat menjadi prototipe dalam perlindungan kawasan hutan. Sivitas akademika UNS dinilai telah berupaya dengan baik dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar. Hal ini terlihat dari program pembinaan kepada Kelompok Tani Hutan yang masih berjalan.

Setelah berdiskusi, rombongan melanjutkan kunjungan dengan berjalan kaki ke area kamp dan panggung serta mengelilingi beberapa demplot dan blok pengelolaan Alas Bromo yakni, Demplot Buah, Demplot Arboretum, dan Blok Silvopastura. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama mahasiswa UNS yang sedang melaksanakan KKN di desa sekitar Alas Bromo.

Humas UNS

Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti