Dekan Sekolah Vokasi UNS Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepakaran Perancangan Mesin

FMIPA UNS Tambah Guru Besar Baru Bidang Ilmu Kepakaran Analisis
FMIPA UNS Tambah Guru Besar Baru Bidang Ilmu Kepakaran Analisis

UNS – Dekan Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang juga Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, Prof. Dr.Eng. Ir. Herman Saputro, M.Pd., M.T. dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Perancangan Mesin. Prof. Herman yang merupakan Guru Besar ke-80 pada FKIP dan ke-303 di UNS dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Senin (16/12/2024) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram.

Prof. Herman menyampaikan pidato pengukuhan berjudul ”Perancangan Pembangkit Listrik Mobile Berbasis Material Limbah dengan Sistem Micro Combustor”. Beliau menyoroti sebuah kondisi dimana permasalahan limbah sampah dan kebutuhan energi terus meningkat. Permasalahan sampah di Indonesia masih menjadi isu yang kompleks dan memerlukan solusi menyeluruh karena menyangkut aspek lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan sosial.

“Data dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi menunjukkan bahwa produksi sampah tiap hari di Indonesia adalah 99.713,18 Ton per hari. Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah Waste-to-Energy (WtE). WtE dapat menjadi basis energi terbarukan di masa depan yang ekonomis dan ramah lingkungan. WtE dapat dikategorikan sebagai energi hijau jika dikelola dengan teknologi yang tepat dan memperhatikan dampak lingkungannya. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, potensi WtE di Indonesia dapat mencapai 2.379,96 Megawatt,” terang Prof. Herman mengawali pidatonya.

Prof. Herman dan tim merancang sebuah alat untuk mengolah limbah menjadi sumber energi hijau. Pengembangan alat pada project WtE yang dilakukan oleh Prof. Herman terbagi pada tiga tahapan dimulai dari Pengolahan limbah padat menjadi Refuse Derived Fuel (RDF-5); Proses pirolisis dan gasifikasi RDF-5; dan Pemanfaatan Syngas dan liquid fuel untuk pengembangan pembangkit listrik mobile berbasis micro combustor. Pada skala laboratorium alat tersebut sukses dan mampu untuk mengubah limbah sampah menjadi energi listrik. Alat tersebut juga telah didaftarkan paten dengan nomor register: P00202209096.

“Pengembangan alat bernama micro combustor yang dirancang untuk memanen listrik dari bahan bakar limbah menjadi salah satu inovasi penting dalam penelitian ini. Alat ini diharapkan dapat mengubah cara energi dihasilkan. Melalui penelitian yang dilakukan di Jepang dan stasiun luar angkasa, kami menghasilkan temuan yang valid dan berpotensi untuk pengembangan energi bersih dalam penerbangan. Proyek ini juga mendukung upaya untuk mencapai emisi nol di sektor penerbangan,” ungkap Prof. Herman.

Tiga paten yang telah diperoleh dari aktivitas penelitian Prof. Herman, menunjukkan keberhasilan dan potensi aplikasi teknologi yang dikembangkan. Hal tersebut mencerminkan kontribusi signifikan dalam bidang energi terbarukan. “Melalui dukungan pemerintah dan kolaborasi internasional, penelitian ini menunjukkan bahwa anak bangsa mampu berkontribusi pada inovasi teknologi yang ramah lingkungan. Temuan ini dapat menjadi contoh untuk generasi mendatang,” tambahnya.

Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Drs. Suranto Tjiptowibisono, M.Sc., Ph.D. turut menyampaikan bahwa para Guru besar yang baru dilantik memiliki keahlian yang luar biasa di bidang masing-masing. Diharapkan dengan kemampuan tersebut para Guru Besar dapat berkontribusi dalam menyelesaikan masalah yang ada di Tanah Air, terutama terkait limbah dan energi. Melalui Guru Besar, UNS siap berkontribusi dalam mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat.

HUMAS UNS