Grup Riset Midwifery UNS Luncurkan Buku Saku bagi Ibu dalam Masa Nifas

Grup Riset Midwifery UNS Luncurkan Buku Saku bagi Ibu dalam Masa Nifas
Grup Riset Midwifery UNS Luncurkan Buku Saku bagi Ibu dalam Masa Nifas

UNS – Grup Riset Midwifery Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meluncurkan buku saku Kader Hebat, Ibu Nifas Sehat. Grup riset ini beranggotakan Dosen Program Studi (Prodi) D-3 Kebidanan Sekolah Vokasi (SV) UNS. Dalam peluncurannya, mereka menggandeng kader kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sangkrah.

Pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Emma Anastya Puriastuti, S.Keb., Bd., M.Keb. Mereka beranggotakan Hardiningsih, S.S.T., M.Kes.; Ropitasari, S.Si.T., S.Keb., Bdn., M.Kes.; Dyah Krisnawati Satia Pratiwi, S.S.T., Bdn., M.Keb.; Cahyaning Setyo Hutomo; Rizka Adela Fatsena, S.S.T., M.Keb.; M.Nur Dewi Kartikasari, S.S.T., M.Kes.; Nahdiyah Karimah, M.Tr.Keb.; dan Sri Anggarini Parwatiningsih, S.Si.T., M.Kes. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 30 kader kesehatan kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta.

Program penyusunan buku saku didasarkan atas angka kematian ibu masih tergolong cukup tinggi di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan masalah dan komplikasi pada masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Strategi penurunan angka kematian ibu tidak lepas dari peranan bidan sebagai tenaga kesehatan (nakes). Kader kesehatan sebagai perpanjangan tangan nakes diharapkan bisa membantu kelancaran tugas pendampingan bidan.

Kader sangat berperan penting dalam penyebarluasan informasi kesehatan. Peran kader sebagai motivator kesehatan mampu mengidentifikasi kebutuhan, hambatan, serta berkoordinasi dalam memberikan pelayanan kesehatan bersama dengan petugas medis dan penyuluh kesehatan. Maka dari itu, Dosen Kebidanan UNS menyusun kegiatan pendampingan pelatihan kader kesehatan sebagai upaya mengatasi masalah masa nifas pada ibu nifas melalui buku saku Kader Hebat, Ibu Nifas Sehat. Pelatihan ini digelar pada akhir Juni 2024 bertempat di Aula Puskesmas Sangkrah yang beralamat di Jalan Sungai Indragiri RW No.RT 04, Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

“Buku saku yang telah diluncurkan digunakan sebagai media edukasi kader dalam membagi informasi kepada ibu nifas,” terang Emma kepada uns.ac.id, Kamis (15/8/2024).

Pendampingan ini dimulai dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali kondisi ibu dalam nifas. Selanjutnya terdapat Workshop Pembuatan Buku Saku yang mengacu pada buku Kesehatan Ibu Anak (KIA). Konten buku saku dikemas lebih singkat dan padat, serta menggunakan lebih banyak gambar atau ilustrasi. Materi terdiri dari adaptasi fisiologi dan psikologi masa nifas, nutrisi masa nifas, pemberian ASI Eksklusif, cara menyusui yang benar dan cara penyimpanan ASI perah, hingga cara mengatasi masalah dalam pemberian ASI.

Peluncuran buku saku bebarengan dengan sosialisasi agar dapat diimplementasikan sebagai salah satu solusi pada ibu nifas. Kepala Tata Usaha Puskesmas Sangkrah, Ninawati, S.KM., berharap kegiatan ini bisa memiliki efek kebermanfaatan khususnya dari wilayah Semanggi dan menular ke posyandu-posyandu di kelurahan lain.

“Buku saku yang disosialisasikan semoga bisa menjadi bekal ibu kader dalam memberikan edukasi ke ibu nifas,” ujar Ninawati.

Sosialisasi isi buku saku dilakukan oleh ketua pelaksana pengabdian. Adapun pemberian refreshing kader dilakukan dengan pemberian materi penyuluhan. Materi diberikan dalam bentuk pemaparan pentingnya ASI Eksklusif dan demonstrasi cara menyusui yang benar. Setelah kegiatan sosialisasi, dilanjutkan dengan pembagian buku saku untuk masing-masing kader di kelurahan Semanggi.
Humas UNS

Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti