Dalam rangka penggunaan logo baru kota Solo yang dirilis pada Februari 2023 bertepatan dengan hari ulang tahun kota Solo, Prodi D3 DKV UNS Sekolah Vokasi mengadakan penelitian tentang dampak rebranding logo baru melalui penelitian tentang logo baru kota Solo dari sudut pandang Brand Equity. Penelitian ini membuktikan bahwa UNS turut aktif dalam melakukan penelitian berorientasi kebijakan yang berkolaborasi dengan berbagai departemen pemerintah sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke 16.
Pengembangan Identitas Khas dari logo baru Kota Solo yang dirilis sebagai hasil kompetisi nasional. Logo ini dirancang untuk mewakili identitas khas dan karakteristik unik Kota Solo, yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam strategi promosi, pembangunan identitas, serta pengembangan kota di masa depan.
Analisis brand equity yang dilakukan terhadap logo baru Kota Solo memberikan wawasan strategis kepada para pemangku kepentingan, memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan yang lebih baik dalam aspek pengembangan infrastruktur, promosi pariwisata, investasi ekonomi, dan pengelolaan kota secara keseluruhan.
Dengan melibatkan masyarakat dalam proses analisis Brand Equity, masyarakat dapat merasa lebih terlibat dan memiliki peran dalam membangun citra kota. Ini bisa meningkatkan kesadaran mereka terhadap kepentingan menjaga reputasi dan merawat identitas kota. Meningkatkan daya saing dengan kota lain. Dalam persaingan global, memahami dan memperkuat brand equity adalah kunci untuk membedakan Kota Solo dari kota-kota lain.
Kekuatan logo baru rebranding kota Solo tersebut dikaji lewat diseminasi Penelitian Hibah Riset Grup DKV Media Interaktif Prodi D3 DKV UNS Sekolah Vokasi yang berjudul “Analisis City Branding Logo Baru Kota Solo dari Perspektif Brand Equity” tahun anggaran 2023. Hasil kajian penelitian tersebut diuji lewat Focus Group Discussion yang dilaksanakan pada Senin 06 November 2023 di Ruang Mangkunegaran UNS Inn dari jam 09.00 WIB sampai jam 15.00 WIB. FGD di selenggarakan secara hybrid karena menghadirkan pembicara dari UIN Salatiga yaitu Faizal Risdianto, M. Hum.
Ketua peneliti adalah Sigied Himawan Yudhanto., M.Sn. sekaligus ketua dari Riset Group dengan anggota seluruh dosen dari prodi D3 DKV sangat berharap implikasi dari FGD tersebut bisa menjadi bagian dari Schematic Review dalam penelitian berkaitan city branding ataupun city tourism baik dalam skala lokal, maupun nasional. Hasil penelitian dengan pendekatan metode kuantitatif ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan stakeholder terkait dalam menentukan kebijakan membangun brand Solo sebagai city branding atau destination branding Kota Solo ke depan.
Brand dapat digunakan untuk memperkuat daya tarik destinasi wisata, meningkatkan jumlah kunjungan, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Selain itu, faktor-faktor brand equity yang kuat dapat menarik perhatian investor dan pelaku bisnis dengan kata lain citra yang positif yang terlihat pada citra Kota Solo dapat menarik investasi baru, memicu pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Dengan memperbaiki citra dan reputasi kota, logo kota Solo akan memberi pengaruh positif terhadap kehidupan di Kota Solo serta membentuk opini yang lebih baik tentang Kota Solo.
















