Mahasiswa Arsitektur UNS Raih Prestasi di Dua Sayembara Fotografi Nasional

Mahasiswa Arsitektur UNS Raih Prestasi di Dua Sayembara Fotografi Nasional

UNS – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi juara pada sejumlah ajang fotografi arsitektur. Syafi Pramudito Athallah TS, meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam dua kompetisi fotografi arsitektur bergengsi. Ia merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Arsitektur Fakultas Teknik (FT) UNS.

Syafi Pramudito berhasil meraih Juara 1 pada Sayembara Fotografi Arsitektur Khronia 2025. Kompetisi ini mengangkat tema “Kesenjangan Sosial: Refleksi Arsitektur dalam Masyarakat”. Dalam karya tersebut, ia memotret pemukiman padat di bantaran Sungai Code, Yogyakarta. Foto yang diambil menyampaikan pesan tentang ketimpangan sosial ditengah pesatnya pembangunan kota.

Karyanya dinilai oleh dua juri profesional, yakni Fulkha Tajri dari Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Ir. Denny Huldiansyah dari Prodi Arsitektur ITK. Karya foto Syafi sendiri menyampaikan isu sosial secara visual dan kontekstual. Ia mengungkapkan rasa senangnya saat diumumkan sebagai juara utama diajang tersebut.

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah di antara pesatnya pembangunan arsitektur di Kota Yogyakarta masih terdapat kesenjangan sosial dari bangunan-bangunan yang berdiri megah tersebut. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan tidak merasa egois dengan memperhatikan kondisi sendiri,” ujar Syafi Pramudito kepada uns.ac.id, Rabu (7/8/2025).

Ia juga diumumkan sebagai Juara 2 dalam Sayembara ACSENT 2025. Kompetisi ini mengangkat tema “Potret Nusantara: Corak Arsitektur Vernakular sebagai Identitas Bangsa”. Dalam lomba ini, Syafi Pramudito memotret bangunan cagar budaya “Omah UGM” di Yogyakarta sebagai objek utama. Bangunan bergaya Joglo ini menjadi simbol arsitektur vernakuler Jawa yang memiliki nilai historis tinggi.

Pemilihan Omah UGM didasari oleh kesesuaiannya dengan tema yang mengangkat pelestarian budaya melalui arsitektur. Ia menyatakan bahwa rumah tersebut merepresentasikan identitas bangsa yang mulai terpinggirkan. Dengan mengangkat rumah Joglo, ia berharap masyarakat lebih menghargai nilai-nilai arsitektur tradisional Indonesia.

“Karena nilai historis yang panjang Omah UGM saya angkat menjadi objek utama karena sangat berkaitan dengan tema utama lomba yakni arsitektur vernakuler sebagai identitas bangsa,” ungkapnya.

Hobi fotografi ternyata telah digeluti Syafi Pramudito sejak tahun 2016, saat masih duduk di bangku SMP. Ketertarikannya pada fotografi arsitektur tumbuh karena sejalan dengan jurusan yang dipelajarinya di UNS. Kedua kompetisi ini menjadi ajang ideal untuk menyalurkan minat dan kemampuan dalam bidang tersebut.

“Saya mencoba mengikuti perlombaan dengan perpaduan antara hobi saya dan bidang yang saya tekuni yaitu fotografi arsitektur,” tuturnya.

Arsitektur, menurutnya, harus mampu menjawab tantangan sosial melalui desain yang inklusif dan adaptif. Peran arsitek tidak terbatas pada estetika, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial dan budaya. Ia berharap karya-karya seperti ini dapat membuka diskusi publik yang lebih luas tentang pentingnya peran arsitektur dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Syafi Pramudito, fotografi arsitektur berperan penting dalam menyampaikan kritik sosial dan memperkenalkan isu-isu arsitektural kepada masyarakat. Ia percaya bahwa fotografi bukan hanya sekadar dokumentasi visual, tetapi juga medium refleksi dan penyampaian pesan. Melalui karya foto, isu seperti kesenjangan, pelestarian budaya, dan perubahan ruang kota dapat diangkat secara luas.

“Peran fotografi dalam arsitektur sangatlah penting karena berfungsi sebagai jembatan visual utama antara karya arsitektur dan masyarakat luas,” ujarnya

Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNS tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam kemampuan berkarya dan berkontribusi pada isu-isu sosial. Syafi Pramudito berharap pencapaiannya ini bisa memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengangkat isu-isu penting melalui medium yang dikuasai.
Humas UNS