UNS – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Felicia Yohana Kusuma, terpilih menjadi Juara I Putri Lawu 2024. Predikat tersebut Ia raih saat Grand Final Putra Putri Lawu 2024 yang dilaksanakan di Gedung Kebudayaan Karanganyar, Kamis (11/7/2024) lalu.
Keikutsertaan Felicia dalam ajang pemilihan Putra Putri Lawu ini telah ada sejak dirinya duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun Felicia merasa belum memiliki keberanian dan bekal yang cukup untuk menjadi Putri Lawu. Berbekal pengalaman dan skills yang telah ditingkatkan semenjak duduk di bangku perkuliahan, dirinya memutuskan untuk mengikuti ajang tersebut di tahun 2024.
Perjalanan mahasiswa Prodi Sastra Indonesia tersebut untuk menjadi Juara I Putri Lawu 2024 tentu tidak mudah. Dirinya melalui berbagai proses seleksi dan persiapan seperti, seleksi wawancara pengetahuan umum, wawancara wisata, dan juga tes bakat. Felicia bersaing dengan 153 peserta lain pada tahap seleksi tersebut.
Setelah diumumkan bahwa dirinya masuk ke dalam 10 besar finalis Putri Lawu, Ia mengikuti pembekalan yang diadakan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar selama dua minggu. Agenda tersebut meliputi pembekalan mengenai etika, kepribadian, kecantikan, serta aktivitas promosi wisata. Felicia dan seluruh finalis juga berlatih koreo untuk catwalk dan opening dance yang akan ditampilkan pada malam final Putra Putri Lawu.
“Kami diberikan pembekalan untuk menuju grand final selama dua minggu. Mulai dari pembekalan tentang etika, kepribadian, makeup, dan ada kegiatan photoshoot serta challenge untuk promosi wisata. Seluruh finalis juga melakukan latihan koreo catwalk dan opening dance untuk malam grand final. Saat Grand Final, kami juga diberi pertanyaan spontan yang harus dijawab langsung di atas panggung dan di depan penonton,” terang Felicia kepada uns.ac.id, Rabu (24/7/2024).

Terpilihnya Felicia sebagai Putri Lawu I menjadikannya berkomitmen untuk meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas wisata daerah demi menunjang pariwisata, perindustrian, dan perekonomian yang unggul. Putri Lawu I tersebut juga menjelaskan bahwa dirinya dan segenap Putra Putri Lawu lainnya telah merangkai beberapa program kerja sebagai langkah perwujudan untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi wilayah dan budaya yang ada di Kabupaten Karanganyar kepada khalayak umum.
“Sebagai contoh langkah yang saya dan segenap tim susun adalah pengadaan festival wisata dan budaya untuk memperkenalkan bahwa Kabupaten Karanganyar memiliki wisata dan budaya yang melimpah. Terdapat pula desa binaan yang memiliki potensi ekonomi kreatif maupun potensi wisata yang dapat kita kembangkan dan promosikan. Banyak program kerja yang kami usung dengan inovasi baru serta lebih edukatif sebagai langkah untuk meningkatkan aspek pariwisata yang ada di Kabupaten Karanganyar,” tambah Putri Lawu tersebut.
Mahasiswa FIB tersebut juga berharap langkah Putra Putri Lawu ini dapat menjangkau banyak kalangan mulai dari anak-anak hingga lanjut usia dalam upaya melestarikan wisata dan budaya yang ada di Karanganyar.
HUMAS UNS
Reporter: Annisa Fakhira
Redaktur: Dwi Hastuti



















