UNS – Dua mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menorehkan prestasi membanggakan pada kompetisi Ide Bisnis Mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT Pertamina (Persero), Pertamuda Seed and Scale 2025. Mereka adalah Perdana Mangayu Bagyo dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian dan Muhamad Ilham Ryan Kusuma dari Teknik Industri.
Dalam kompetisi tersebut dua mahasiswa UNS membawa Inovasi bernama Global Tani Solution. Karya mereka berhasil menembus TOP 3 Pertamuda Seed and Scale 2025. Berkat keberhasilan tersebut mereka mendapatkan Dana Pembinaan sebesar 100 juta dan Dana Pendampingan sebesar 25 juta. Tidak hanya itu, perwakilan dari tim akan melakukan overseas bussines ke luar negeri yang rencana akan dilakukan di Finlandia, Eropa. Malam penganugerahan digelar di Yogyakarta pada 28 Oktober 2025 kemarin.
Perdana Mangayu Bagyo menyampaikan, Global Tani Solution adalah sebuah startup yang berfokus pada produsen semi mekanisasi pertanian dan regenerasi petani. Saat ini sedang berfokus pada pengembangan alat pupuk yang dapat diatur secara presisi dengan sistem IoT untuk pemupukan yang lebih teratur mulai dari dosis hingga waktu pemupukan.
“Dengan alat ini, dapat membantu petani melakukan pemupukan yang lebih presisi dan hemat biaya dibandingkan metode tebar atau broadcast. Selain itu, manfaat lain dari alat ini dapat mencegah sakit punggung serta dapat membuat pupuk langsung masuk kedalam tanah,” terang Perdana, Jumat (7/11/2025).
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Fauzan Adziman menekankan pentingnya membangun narasi yang kuat di balik setiap produk dan teknologi yang dikembangkan oleh para inovator muda.



Kekuatan sebuah brand tidak hanya terletak pada fungsinya, tetapi juga pada kisah dan nilai yang dibawanya.
“Membangun narasi dari sebuah brand, baik berupa produk maupun teknologi, menjadi sangat penting. Step by step, target oriented, open minded, realistic, dan you, atau disingkat STORY, adalah kunci untuk membangun narasi produk yang kuat,” ujar Fauzan.
Fauzan juga mengapresiasi kiprah Pertamina yang terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan ekosistem inovasi nasional.
“Kami sangat mendukung program-program yang dikembangkan oleh Pertamina. Ke depan, kami terbuka untuk menjajaki kerja sama, baik dalam pengembangan produk, teknologi, maupun penguatan sumber daya manusia,” tambahnya.
Sementara itu, VP Stakeholder Relation Management PT Pertamina (Persero), Rifky Rakhman Yusuf menegaskan bahwa para pemenang diharapkan terus menciptakan terobosan baru bagi masa depan energi Indonesia.
“Ini bukan akhir dari perjalanan kalian, tapi justru awal untuk menciptakan inovasi-inovasi baru. Kobarkan energi inovasi tanpa henti, dan buktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu tampil di panggung dunia,” ujar Rifky.
Rifky menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momen istimewa, merayakan 5 Tahun Pertamuda dengan tajuk “Igniting 5 Years of Impact” dan mengangkat tema “Empowering Indonesia’s Sustainable Future”.
Rifky menambahkan, Pertamuda telah menjadi katalisator lahirnya inovator muda energi yang membawa dampak nyata bagi bangsa. Program Pertamuda Seed and Scale 2025 juga mendukung program Asta Cita Pemerintah Prabowo – Gibran dalam mengakselerasi transformasi menuju ketahanan energi nasional. Melalui ajang ini, Pertamina tidak hanya mencari ide bisnis yang potensial, tetapi juga membangun jejaring inovator muda yang siap berkontribusi pada pengembangan solusi energi masa depan.
Pertamuda juga menjadi wadah inkubasi dan kompetisi bisnis bagi generasi muda. Dari ajang tahun sebelumnya, ide inovasi terbukti dapat dimanfaatkan untuk operasional Pertamina, hingga sumbangsih bagi kesejahteraan masyarakat. Kemenangan ini sekaligus menunjukkan konsistensi UNS meraih tujuan pembangunan berkelanjutan keempat, Pendidikan yang Berkualitas; keduabelas Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab; dan ketujuhbelas Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. HUMAS UNS


















