UNS – Tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih Juara I dalam ajang Kejuaraan National Championship (NACHA) UNESA 2025 pada subkategori karya tulis ilmiah. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Aunillah Ilham Syarif, Annisa Fitri Aroyan, dan Aradea Dafa El Haris dari Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP UNS. Mereka mengharumkan nama UNS melalui inovasi media board game bermuatan nilai Kumudawati untuk meningkatkan subjective well-being siswa. Permainan tersebut diberi nama SWARGAKUMUDA.
“Kami mengangkat permasalahan serius terkait rendahnya subjective well-being siswa karena kenyataan di lapangan menunjukkan 62% siswa yang memiliki skor subjective well-being rendah mengalami kesulitan konsentrasi di kelas. Siswa-siswa tersebut kurang mampu mengelola diri dalam berbagai situasi, khususnya disebabkan oleh tekanan akademik berlebihan, perundungan oleh teman sebaya, dan lain-lain. Hal ini berdampak pada penurunan prestasi akademik, rata-rata sekitar 15-20%. Sebagai solusi inovatif, kami mengembangkan SWARGAKUMUDA, sebuah media board game yang bermuatan nilai budaya Kumudawati untuk meningkatkan subjective well-being siswa,” jelas Aunillah kepada uns.ac.id, Kamis (29/5/2025).
Aunillah menjelaskan, SWARGAKUMUDA merupakan terobosan media layanan bagi guru BK yang menginternalisasikan nilai-nilai budaya. Media ini terintegrasi dengan nilai Kumudawati, diantaranya Sembah Raga, Sembah Rasa, Sembah Jiwa, Sembah Karsa. Board game “SWARGAKUMUDA” ini dibuat dalam bentuk papan berukuran 100 x 100 cm, dilengkapi dengan dadu, pion, dan kartu permainan yang masing-masing berisi tugas-tugas yang mengacu pada indikator subjective well-being dan nilai-nilai Kumudawati. Melalui pengalaman bermain yang simbolik dan reflektif, siswa diajak untuk menjelajahi dan mengembangkan aspek-aspek fisik, emosional, spiritual, dan sosial secara terpadu namun menyenangkan.
Dalam persiapan kompetisi, tim mendapatkan bimbingan dari Santy Andriane, M.Pd., yang mendampingi diskusi riset. Beliau membantu mengarahkan bagaimana menginternalisasikan nilai-nilai indigenous Surakarta untuk dikembangkan menjadi produk inovasi layanan BK.

NACHA 2025 menghadirkan dua kategori lomba, yakni Lomba Poster dan Lomba Karya Tulis Ilmiah. Tim Prodi BK mengikuti sekaligus memenangkan lomba karya tulis ilmiah yang diikuti oleh 11 kelompok. NACHA sendiri diperuntukkan bagi kategori siswa dan kategori mahasiswa secara nasional.
“Kami sangat bangga dan bersyukur bisa meraih juara satu dalam kejuaraan LKTI Tingkat nasional. Ini juga merupakan pengalaman pertama kali kami memenangkan suatu perlombaan karya tulis ilmiah. Kami juga berterimakasih dengan pihak dosen BK yang sudah mendukung kami dalam kompetisi ini hingga akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan,” tambah Aunillah.
Aunillah juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa lainnya agar tidak takut untuk memulai. “Jangan takut untuk memulai, mencoba hal baru, dan berani mengambil tantangan. Dengan memulai, kamu sudah membuka satu jalan menuju kesuksesan,” tutup Aunillah.
Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi BK tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini juga merupakan upaya UNS untuk mencapai SDGs keempat yaitu Pendidikan yang Berkualitas serta SDGs kesembilan Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
HUMAS UNS


















