Mahasiswa FH UNS Raih Juara 1 Kompetisi Debat Hukum Nasional GEMA LEX-A 2025

Mahasiswa FH UNS Raih Juara 1 Kompetisi Debat Hukum Nasional GEMA LEX-A 2025

UNS – Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan. Capaian itu diperoleh Sheptiana Putri W., Ardinda Aisya P., Ovatiano Perdana P. Tim debat hukum FH UNS tersebut berhasil meraih Juara 1 dalam Kompetisi Debat Hukum Mahasiswa GEMA LEX-A 2025. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Universitas Islam Riau (UIR) dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kompetisi berlangsung sejak 28 April hingga 15 Mei 2025 secara daring. Tema besar yang diangkat dalam kompetisi ini adalah “Konstruksi Hukum dan Keadilan dalam Era Digital”. Latar belakang tema tersebut didasarkan pada perkembangan teknologi yang pesat di era digital saat ini. Tantangan-tantangan hukum baru muncul seiring tumbuhnya sektor e-commerce dan cyber law yang membutuhkan regulasi adaptif. Oleh karena itu, kompetisi ini diharapkan dapat menjadi sarana mahasiswa hukum untuk merespons persoalan hukum digital secara kritis.

Perjalanan tim FH UNS dimulai dari babak penyisihan dengan persiapan yang terbilang singkat. Dalam waktu sekitar satu minggu, tim mempersiapkan diri menghadapi sepuluh mosi perdebatan. Pada babak penyisihan, mereka menghadapi tiga mosi berbeda yaitu tentang Cyber Notary, Hak Kekayaan Intelektual Karya AI, dan Pencabutan Hak Politik Narapidana. Dari ketiga mosi tersebut, tim FH UNS berhasil melaju ke babak semifinal.

Pada babak semifinal yang digelar secara daring, mosi debat adalah wacana penempatan kepolisian di bawah kendali Kementerian Hukum serta mosi perampasan seluruh aset koruptor. Debat berjalan sengit, tetapi tim FH UNS berhasil memastikan tempat di babak final. Final kompetisi berlangsung lebih menantang, dengan mosi tentang isu dwifungsi ABRI. Dalam babak penentuan ini, tim FH UNS mendapat posisi sebagai pihak yang mendukung wacana tersebut. Menurutnya, membangun argumentasi di posisi yang kurang populer menjadi pengalaman berharga.

“Sebenarnya kompetisi ini persiapannya cukup mendadak, kurang lebih 1 minggu. Kami dituntut untuk mempersiapkan kurang lebih 10 mosi perdebatan yang berbeda. Kami tidak pernah tahu sebelumnya mosi mana yang akan kami dapatkan,” terang Ovatiano kepada uns.ac.id, Selasa (27/5/2025).

Dengan strategi matang dan kerja sama yang solid, tim FH UNS akhirnya berhasil meraih kemenangan. Selain meraih Juara 1, salah satu anggota tim, Ovatiano, berhasil dinobatkan sebagai Best Speaker kompetisi. Ia mengaku tak menyangka bisa mendapatkan penghargaan tersebut, mengingat situasi debat final yang cukup berat. Meski sempat merasa pesimis, penghargaan tersebut menjadi penutup manis perjuangan mereka.

“Perihal best speaker tentunya saya sangat bangga dan tidak menyangka. Sebelum pengumuman, kami sempat pesimis pada babak final karena memang mosi yang timpang. Sehingga menjadi best speaker adalah sebuah hal yang tidak saya sangka dan saya sangat bersyukur akan hal tersebut,” ujarnya.

Kemenangan ini menjadi prestasi kedua bagi Komunitas Debat Fakultas Hukum (KDFH) UNS di tahun 2025. KDFH merupakan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang menaungi para mahasiswa FH UNS peminat bidang debat hukum. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi serupa.

“Ini merupakan piala kedua KDFH ditahun ini, kami tidak pernah menyangka dengan masa persiapan yang singkat bisa mendapatkan hasil yang kami syukuri,” ungkap Ova.

Menurut tim FH UNS, keikutsertaan mahasiswa hukum dalam debat hukum memiliki banyak manfaat. Selain meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan public speaking, debat hukum juga melatih mahasiswa melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Hal ini penting agar calon-calon praktisi hukum ke depan mampu menganalisis persoalan secara komprehensif. Prestasi yang diraih oleh mahasiswa FH UNS dalam Kompetisi Debat Hukum GEMA LEX-A 2025 menjadi bukti nyata mereka untuk menjadi insan akademis berkualitas. Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan ilmiah yang relevan dengan perkembangan hukum masa kini.
HUMAS UNS