Mahasiswa Internasional UNS Asal Nigeria Raih Juara 2 Lomba Berpidato Bahasa Indonesia di Festival Handai Indonesia 2026

Mahasiswa Internasional UNS Asal Nigeria Raih Juara 2 Lomba Berpidato Bahasa Indonesia di Festival Handai Indonesia 2026
Dengarkan artikel

UNS — Bahasa Indonesia membawa Mustapha Abolore Abdulwahab kembali ke panggung Festival Handai Indonesia (FHI) Tahun 2026. Mahasiswa internasional Universitas Sebelas Maret (UNS) asal Nigeria tersebut berhasil meraih Juara 2 Lomba Berpidato Bahasa Indonesia dalam Festival Handai Indonesia 2026.

Prestasi tersebut menjadi capaian yang bermakna bagi Mustapha setelah pada penyelenggaraan sebelumnya ia telah mengikuti kompetisi yang sama dan berhasil mencapai babak final. Pengalaman tersebut menjadi bekal baginya untuk kembali berlatih dan mempersiapkan diri dengan lebih matang pada FHI 2026.

Dalam pidatonya, Mustapha mengangkat tema “Kesetaraan dalam Pendidikan”. Ia menyampaikan pentingnya memastikan setiap anak memperoleh akses terhadap pendidikan yang bermutu dan adil, tanpa memandang asal maupun jarak tempat tinggal.

“Setiap anak bisa mendapatkan pendidikan yang bermutu dan adil, dari mana pun ia berasal dan sejauh apa pun tempat tinggalnya,” ujar Mustapha.

Bagi Mustapha, tantangan terbesar dalam persiapan lomba terletak pada penguasaan intonasi dan penghayatan makna. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting yang harus diperhatikan ketika menyampaikan pidato di hadapan dewan juri.

Menjelang tampil di atas panggung, pengalaman tahun sebelumnya kembali terlintas dalam pikirannya. Ia bertanya-tanya apakah tahun ini dapat meraih juara setelah sebelumnya hanya sampai pada tahap finalis. Pada saat yang sama, ia berusaha memastikan seluruh latihan dan hafalan yang telah dilakukan dapat ditampilkan dengan baik di atas panggung.

“Alhamdulillah, semuanya menjadi mudah,” ungkapnya.

Kerja keras tersebut akhirnya terbayar ketika namanya diumumkan sebagai salah satu pemenang. Mustapha mengaku merasa lega sekaligus bersyukur karena perjuangannya selama tiga tahun dalam belajar dan mengikuti proses pembelajaran Bahasa Indonesia akhirnya membuahkan prestasi.

Keikutsertaan Mustapha dalam FHI 2026 juga memperlihatkan bagaimana Bahasa Indonesia dapat menjadi ruang perjumpaan bagi mahasiswa internasional. Diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, FHI 2026 memberikan ruang bagi warga negara asing untuk menunjukkan kemahiran dan kreativitas dalam menggunakan Bahasa Indonesia. Festival tersebut juga menjadi ruang untuk merayakan persahabatan antarbangsa melalui Bahasa Indonesia.

Menurut Mustapha, salah satu hal menarik dari Bahasa Indonesia adalah fleksibilitas dalam menempatkan sejumlah kata ketika berbicara tanpa mengubah makna yang ingin disampaikan dalam sebuah kalimat. Baginya, karakteristik tersebut menjadi salah satu hal yang membuat Bahasa Indonesia menarik untuk dipelajari.

Setelah meraih Juara 2 FHI 2026, Mustapha juga memiliki pesan bagi mahasiswa internasional lain yang sedang belajar Bahasa Indonesia.

“Jangan menyerah dan tetap semangat belajar Bahasa Indonesia karena Bahasa Indonesia sekarang mendunia,” pesannya.

Prestasi Mustapha sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa internasional UNS dalam memperkenalkan dan menguatkan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang perjumpaan antarbangsa. Melalui pengalaman belajar, berkomunikasi, dan berkompetisi dalam Bahasa Indonesia, mahasiswa internasional turut menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia dapat menjadi medium untuk membangun komunikasi dan persahabatan lintas negara.

Humas UNS