PPK Ormawa GAMAGRITA SV UNS Gelar Sosialisasi Smart Farming di Desa Matesih, Karanganyar

PPK Ormawa GAMAGRITA SV UNS Gelar Sosialisasi Smart Farming di Desa Matesih, Karanganyar

UNS — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Keluarga Mahasiswa Diploma Tiga Agribisnis Pertanian (GAMAGRITA) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Sosialisasi di Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.

TIM PPKO GAMAGRITA terdiri dari 15 mahasiswa UNS yang diketuai oleh Arrasyid Muammar Sholih. Kegiatan ini dilaksanakan pada 31 Juli 2025, di Balai Desa Matesih. Acara dihadiri oleh Kepala Desa Andrianto, S.H.; Sekretaris Desa, Andhi Vitalata; Ketua Program Studi D3 Agribisnis UNS, Raden Kunto Adi, S.P., M.P.; Dosen Pendamping tim PPKO GAMAGRITA, Herlina Mega Puspitasari, S.P., M.Sc., Anik Darmawanti, S.P. dan Winugraeni, S.P., tim PPL Matesih dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, serta 14 orang perwakilan kelompok tani dan 7 orang BUMDes setempat.

“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep Smart Farming sebagai solusi pertanian berbasis teknologi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan melalui 4 sensor berupa sensor air, pupuk, hama dan penyakit”, ujar Herlina Mega Puspitasari, S.P., M.Sc. dalam sambutannya.

Hal ini didasari karena permasalahan budidaya di Desa Matesih yang masih konvensional sehingga memerlukan waktu lama dalam penyiramannya, penggunaan pupuk yang tidak tepat dosis dan banyaknya tanaman yang terserang hama dan penyakit sehingga mempengaruhi produksi tanaman. Smart farming ini akan berbasis organik, diterapkan di Agro Rumpun Hijau milik desa yang menjadi kebun inti petani.

Kepala Desa Matesih, Andrianto, S.H. menyambut positif kegiatan ini. “Kami siap mendukung kegiatan dan berkolaborasi bersama” ujarnya dalam sambutan.Dalam sosialisasi ini, tim PPKO GAMAGRITA memaparkan gambaran dari 4 sensor budidaya.

Sementara itu, Ainun Najib selaku ketua ORMAWA GAMAGRITA menambahkan bahwa selanjutnya akan ada pelatihan alat smart farming, pengemasan dan pemasaran digital produk dari hasil petani Matesih.

Anik Darmawanti, S.P. selaku Koordinator PPL dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten mengapresiasi kegiatan yang dilakukan karena merupakan hal baru bagi para petani yang memang biasanya hanya melakukan budidaya secara konvensional.

Kegiatan ini juga mendapatkan antusiasme dari kelompok tani Desa Matesih yang hadir. “Saya tidak sabar untuk pelatihan sensornya, jika itu dapat terealisasi dengan baik saya ingin membeli sensornya untuk dipasang di lahan saya,” ungkap Wahyu, salah satu perwakilan kelompok tani.

Tim PPKO GAMAGRITA berkomitmen bersama dan menjalin kerja sama dengan Mitra Pentahelix. Melalui kolaborasi berkelanjutan, diharapkan smart farming tidak hanya menjadi inovasi sementara, tetapi menjadi fondasi pertanian masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing terkhusus di Desa Matesih. Humas UNS