
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendapatkan juara pertama dalam gelaran The 4th International Student Summit (ISS) 2015, Senin-Rabu (16-18/11/2015). Acara tersebut merupakan program Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai tuan rumah. Acara tersebut diikuti oleh 100 mahasiswa lebih dari 40 negara yang sedang menempuh studi di Indonesia.
Ada 3 mahasiswa yang mewakili UNS yaitu Mukhriddin Khosimov (Uzbekistan), Huang Zhaoying alias Cherry (Tiongkok), dan Jean Jacques (Madagaskar). Mereka bertiga membuat video bertema budaya—yang merupakan salah satu dari tema yang disediakan yaitu bahasa Indonesia dan wisata di Indonesia. Dalam video berjudul 3 Lidah 3 Cerita ini, masing-masing menceritakan pengalaman mereka ketika menginjakkan kaki mereka di Solo.

Mukhriddin bercerita tentang cara makan di Solo yang berbeda jauh dengan di negara asalnya ketika dia melihat banyak orang makan di pinggir jalan. “Aku sangat terkejut, di Uzbekistan semua orang makan di rumah atau di restoran. Tidak ada warung yang terbuka,” ungkapnya.
Sedangkan Cherry menceritakan tentang pasar tradisional di Solo. Dia mengungkapkan ketakjubannya tentang bentuk Pasar Gede yang sangat tradisional. Selain itu, dia merasa berada di rumah sendiri ketika menemukan produk makanan yang berasal dari Tiongkok seperti kecap asin. “Anda tidak akan pernah tahu bagaimana mereka (pedagang pasar) memilih telur yang masih layak atau tidak hanya dengan menggunakan corong berlubang yang terbuat dari kertas,” ucap Cherry sambil meneropong telur dengan kertas corong. Hal tersebut juga menjadi bagian yang membuatnya penasaran saat menelusuri Pasar Gede.
Jean sendiri mengaku kesulitan beradaptasi dengan makanan di Solo pada awalnya, “saat pertama, saya kesulitan dengan makanan yang selalu manis dan pedas, karena di Madagaskar semua makanan rasanya asin.” Butuh waktu satu bulan untuknya agar bisa terbiasa dengan makanan Solo. Bahkan ia mengaku tidak bisa makan kalau tidak terasa pedas.
“Solo adalah kota favorit saya di Indonesia, makan di sini sangat murah. Saya mengundang kamu untuk datang ke sini dan merasakan makanan Solo. Saya jamin 100 persen kamu akan makan banyak,” terang Jean dalam video berdurasi hampir 7 menit itu.

Dari sepuluh universitas seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, dan lainnya yang mengikuti kompetisi video ini, UNS menjadi juara satu, diikuti oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, dan Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJ).
“Film ini lengkap, bagus semua. Dari sisi isi pesan, budaya dan bahasa, maupun teknik sinematografinya sangat menarik. Saya kira jika ditayangkan di kalangan teman-teman mereka di negara asalnya akan mengesankan dan membuat orang penasaran dengan Indonesia,” kata salah seorang juri Nasrullah, dikutip dari laman Tempo.
[](dodo.red.uns.ac.id)
Video 3 Lidah, 3 Cerita bisa dilihat di laman youtube : 3 Lidah, 3 Cerita
















