UNS — Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan kuliah umum, Jumat (4/3/2022). Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah ‘Mahasiswa FKOR UNS Siap Mendukung & Berpartisipasi untuk Suksesnya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan ASEAN Para Games 2022’. FKOR UNS menghadirkan Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Dr. Surono sebagai narasumber.
Selain diikuti mahasiswa FKOR UNS, turut hadir pula Dekan FKOR UNS, Dr. Sapta Kunta yang sekaligus memberikan sambutan. Ia mengatakan bahwa kuliah umum ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap awal semester dimulai.
“Kuliah umum ini telah menjadi tradisi FKOR. Setiap semester selalu diawali dengan kuliah umum. Mari dicermati Desain Besar Olahraga Nasional (GBON) karena di dalamnya terdapat langkah-langkah dalam penyelenggaraan dan regulasi olahraga. Juli besok, Solo menjadi tuan rumah Asean Para Games, tentu kita akan mempunyai tugas dan tanggung jawab pada penyelenggaraan event ini. Mudah-mudahan kita dapat berperan dalam menyukseskan GBON dan Para Games sesuai dengan tema kuliah umum ini,” ungkap Dekan FKOR saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Dr. Surono menyampaikan bahwa pembinaan atlet jangka panjang yang menghasilkan prestasi dunia merupakan investasi negara untuk pembangunan suumber daya manusia serta mengangkat harkat dan martabat bangsa di tingkat internasional. Sasaran utamanya adalah sukses prestasi dalam olimpiade dan paralimpiade.
“Visi DBON adalah mewujudkan Indonesia bugar, berkarakter unggul, dan berprestasi dunia. Lalu untuk misinya, mewujudkan masyarakat Indonesia yang berpartisipasi aktif berolahraga dengan tingkat kebugaran jasmani baik. Kemudian, mewujudkan peserta didik pada satuan pendidikan yang berpartisipasi aktif berolahraga sehingga berkarakter unggul, memiliki kecakapan gerak, dan tingkat kebugaran jasmani baik,” terang Dr. Surono.
Misi DBON berikutnya adalah mencetak atlet-atlet berprestasi dunia dengan pembinaan atlet jangka panjang yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan sebagai faktor pendukung utama. Lalu, mengembangkan industri olahraga yang mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga nasional serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi nasional. Misi terakhir adalah mewujudkan tata kelola pembinaan dan pengembangan olahraga nasional yang modern, sistematis, sinergi, akuntabel, berjenjang, dan berkelanjutan.
“Tujuannya adalah meningkatkan budaya olahraga masyarakat, meningkatkan kapasitas, sinergitas, dan produktivitas prestasi nasional serta memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga. Ruang lingkup DBON ini berupa olahraga rekreasi, pendidikan, prestasi dan industri olahraga,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa Solo akan menjadi tuan rumah gelaran olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara pada Juli 2022 mendatang. Ia mengatakan, saat ini beberapa hal yang tengah disiapkan antara lain renovasi venue pertandingan, pembentukan panitia pelaksana, pemilihan mascot, logo, tagline, dan theme song.
“Opening ceremony akan diadakan di Stadion Sriwedari pada tanggal 23 Juli dan closing-nya di sana juga tanggal 30 Juli 2022. Prosedurnya akan sangat ketat sesuai protokol kesehatan. Akan ada rapid test harian bagi karyawan, penyelenggara, juru kamera, kru TV, dan petugas keamanan yang dilakukan 2 jam sebelum kompetisi. Akses masuk menuju venue juga hanya melalui 1 pintu dan terbatas,” tambahnya.
Dr. Surono mengajak seluruh peserta untuk menyukseskan DBON serta gelaran Asean Para Games 2022 ini. Terlebih, FKOR UNS berada di Kota Solo yang akan menjadi tuan rumah pesta olahraga disabilitas ini. Humas UNS
Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti



















