AIESEC Gelar Exchange Fair di UNS

SDM di UNS bagus-bagus. Tapi kemampuan untuk leadership masih kurang. Maka itu kami ingin empowering youth dengan memiliki jiwa kepemimpinan diri sendiri dan orang lain dengan dimulai dari diri sendiri. Demikian ungkap Local Commitee President Monika Larasati seusai info session AIESEC Exchange Fair di Ruang Sidang II Fakultas Ekonomi, Selasa (10/4/2012).

Monika menjelaskan bahwa Exchange Fair merupakan salah satu dari rangkaian tahapan pendirian AIESEC di UNS. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan, antara lain: apllicant, expansion innitiative, official expansion, local community. Saat ini, pendirian AIESEC di UNS telah mencapai tahap expansion innitiative. Dalam tahap ini, ia menambahkan, AIESEC UNS sudah bisa mengadakan Exchange Fair serta memberangkatkan Exchange Participant (EP) ke luar negeri sendiri. “Dulu saya dan teman-teman saya masih diberangkatkan oleh UNDIP,” kenang mahasiswi akuntansi angkatan 2009 itu.

Untuk menjadi member atau exchange participant, calon peserta harus mengikuti seleksi tanggal 28-29 April. Mereka yang lolos seleksi sudah bisa berangkat summer ini. “Mereka harus membayar sekitar Rp 2,5 juta. Dengan rincian Rp 1,5 juta untuk masuk sistem dan Rp 850 ribu untuk proses mapping. Mereka bisa memilih negara tujuan sekaligus memilih berangkat summer atau winter dan memilih project yang disukai, seperti education, culutural, enivronment, dan sebagainya,” imbuhnya.

Monika mengakui, pihaknya masih melakukan pendekatan kepada Pembantu Rektor III UNS untuk mendirikan AIESEC di UNS. “Pak PR III sudah menyetujui. Tapi kemungkinan kita bukan diakui sebagai UKM. Jadi kita independen sebagai organisasi internasional yang ada di UNS,” papar Monika. Meski mengaku senang, ia berharap status AIESEC di UNS bisa diakui sebagai UKM sebagaimana yang ada di UI dan UNDIP.

Ditambahkan ada 6 local community di Indonesia, meliputi: Andalas, UI, Bandung, UDIP, Universitas Brawijaya, dan Surabaya serta 2 official expansion yaitu UGM dan UPN. UNS berada pada tahap expansion innitiative beserta dengan IPB, Prasetiya Mulya, President University, dan UMM. Monika berharap, banyak mahasiswa UNS yang bergabung ke AIESEC karena di sini kita bisa merasakan impact bagaimana menggunakan potensi diri untuk berinteraksi langsung dengan orang-orang di pelbagai negara saat exchange.[]