UNS – Awardee Bright Scholarship Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar dua kegiatan edukatif yang menarik dan inspiratif. Acara ini berfokus pada edukasi makanan bergizi dan praktik pembuatan ecoprint. Kegiatan ini digelar di Taman Literasi, Gulon, Jebres, Surakarta. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, mengenai pentingnya pola makan sehat serta pelestarian lingkungan.
Pelaksanaan acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga mengajak peserta untuk langsung mempraktikkan ilmu yang didapat. Dua sesi edukatif yang dijalankan secara berkesinambungan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian juga baik dalam hal konsumsi makanan bergizi maupun kepedulian terhadap lingkungan.
Edukasi Makanan Bergizi
Peserta diajak untuk memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendapatkan materi edukatif, mereka juga berpartisipasi dalam praktik membuat kimbab, makanan khas Korea. Makanan ini terdiri atas nasi, sayuran, dan protein. Makanan ini diperkenalkan sebagai alternatif menu sehat yang mudah dibuat dan bernutrisi.
“Kami berpendapat bahwa kesadaran akan makanan sehat harus ditanamkan sejak dini. Oleh karena begitu, Kami ingin menunjukkan bahwa makanan bergizi tidak selalu susah dan rumit dibuat, bahkan dapat dibuat dengan bahan sederhana dan tetap enak dikonsumsi. Harapannya, anak-anak dan masyarakat mulai terbiasa dengan pola makan yang lebih sehat,” ucap Rafli salah satu Awardee Bright Scholarship UNS di sela-sela acara, Minggu (16/2/2025).



Kreasi Ramah Lingkungan dengan Ecoprint
Seusai edukasi mengenai pemahaman makanan bergizi, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi lingkungan dengan praktik pembuatan ecoprint. Yaitu teknik pewarnaan kain alami yang ramah lingkungan. Para peserta diajak memilih daun, meletakkannya di atas kain, lalu mengetuknya hingga pigmen alami menempel. Proses ini tidak hanya melatih kreativitas tetapi juga mengajarkan pentingnya memanfaatkan bahan alami dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dipandu oleh Rahma Bidara atas inisiasi dari Khansa Duta, yang aktif dalam gerakan sosial dan lingkungan.
“Ecoprint sendiri merupakan cara kreatif dan ramah lingkungan dalam memanfaatkan sumber daya alam tanpa bahan kimia berbahaya. Kami ingin menunjukkan bahwa seni dan lingkungan bisa berjalan beriringan. Dengan memanfaatkan daun dan pewarna alami, kita bisa menciptakan kain bermotif unik sekaligus mengurangi limbah tekstil,” ujar Rahma.
Melalui dua kegiatan edukatif ini, para awardee Bright Scholarship berharap dapat membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat dan kebiasaan ramah lingkungan. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik seperti ini efektif dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini mendukung upaya UNS untuk memperoleh SDGs ketiga, kehidupan sehat dan sejahtera. Melalui pola makan yang bergizi diharapkan masyarakat tercukupi kesehatannya. SDGs berikutnya yang diraih adalah SDGs keduabelas yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab.
Humas UNS
Reporter: Dikky Yudi Pradana
Redaktur: Dwi Hastuti



















