Belajar Anatomi di Lingkungan Virtual, UNS Kembangkan Metaverse Anatomart

Belajar Anatomi di Lingkungan Virtual, UNS Kembangkan Metaverse Anatomart

UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengembangkan Aplikasi Metaverse Anatomart. Ini merupakan aplikasi pembelajaran anatomi tubuh manusia yang mempertemukan antara dosen atau guru dengan peserta didik di dalam lingkungan virtual dan terjadi secara waktu nyata.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Riset Group Immersive Technologi di Prodi D3 Teknik Informatika Sekolah Vokasi UNS yang diketuai oleh Fendi Aji Purnomo, S.Si., M.Eng. Inovasi tersebut tercipta berawal dari kendala dalam belajar organ anatomi yang masih mengunakan cardaver dan untuk jangka panjang kurang baik terhadap kesehatan karena mengandung pengawet.

“Di dalam Metaverse Anatomart ini dosen atau guru dapat membuat sebuah ruang kelas secara virtual dan peserta didik dapat mengikuti kelas yang telah dibuat tersebut. Dan Aplikasi Metaverse Anatomart dapat dikembangkan bekerja sama dengan Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran (FK),” terang Fendi, Kamis (20/7/2023).

Fendi menambahkan, keunggulan dari fitur Aplikasi Metaverse Anatomart yaitu dosen atau guru dapat mengontrol topik pembelajaran yang akan didiskusikan dengan memilih salah satu dari organ anatomi yang telah disediakan.

Di dalam ruangan tersebut juga terdapat fitur dialog audio secara real time. Di dalam ruangan Metaverse Anatomart tersebut dapat bergabung sebanyak 20 peserta didik. Disamping itu setiap peserta dapat saling sapa dengan peserta lainnya di dalam lingkungan metaverse tersebut. 

Aplikasi Metaverse Anatomart dalam implementasinya, peserta membutuhkan media ocullus quest 2 supaya dapat masuk ruang virtual dan berkolaborasi dalam pembelajaran. Di samping itu peserta juga harus terkoneksi dengan internet supaya bisa registrasi akun dan bergabung dengan kelas metaverse tersebut.

Pengujian yang telah dilakukan melalui tim dosen dan mahasiswa Laboratorium Anatomi FK yang dikoordinir oleh Nanang Wiyono, dr., M.Kes. menyatakan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan lancar dan memberikan inovasi untuk belajar anatomi di masa digital ini. “Harapannya Aplikasi Metaverse Anatomart yang telah dikembangkan memberikan alternatif pembelajaran yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja dan terus dapat dikembangkan lagi untuk pembelajaran yang lainnya. Dan pengembangan aplikasi ini kami juga melibatkan mahasiswa D3 Teknik Informatika Sekolah Vokasi UNS dalam pembuatannya,” pungkas Fendi. HUMAS UNS