Berita Terkini

Delegasi UNS Raih Predikat Penyaji Makalah Terbaik pada Ajang AASIC 2017

By 17 August 2017 No Comments

UNS – Delegasi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta meraih predikat Best Presenter atau Penyaji Makalah Terbaik pada ajang 5th Asian Academic Society International Conference (AASIC). Konferensi internasional AASIC yang diselenggarakan di Khon Kaen University, Thailand, oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Thailand (Permitha) ini digelar pada hari Senin-Selasa (26-27/7/2017) lalu.

Tim delegasi tersebut terdiri atas Adie Bayu Putra, mahasiswa angkatan 2013 dari Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Amirahanin Nafi’ah, mahasiswa angkatan 2013 Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP); dan Ismira Widihastuti, mahasiswa angkatan 2016 Prodi ITP transfer. Mereka mempresentasikan karya tulis mereka di hadapan dewan penilai dengan judul Mocaf, Cornmeal, and Jackbean Flour as a Functional Food to Reduce Rice Consumption in Indonesia.

5th AASIC 2017 merupakan agenda tahunan Permitha. Untuk tahun ini, tema yang diangkat yakni Multidisciplinary Perspective of Local Wisdom: Past, Present, and Future of Asia. Prestasi diraih tim delegasi FP UNS setelah menyisihkan 99 tim lolos seleksi dari 20 perguruan tinggi yang tersebar di 5 negara, dari total 209 pengirim abstrak dari seluruh dunia.

Amirahanin mengemukakan, karya yang dipresentasikan di 5th AASIC 2017 berangkat dari tingginya konsumsi beras yang tidak diimbangi dengan produksi memadai. Untuk memenuhi kebutuhan permintaan, diperlukan pangan alternatif pendamping beras yaitu beras analog, dengan bahan baku mocaf, tepung jagung dan koro pedang.

Beras analog yang berbahan baku mocaf, tepung jagung, dan koro pedang memiliki keunggulan sebagai pangan fungsional dengan indeks glisemik yang rendah, dengan kualitas sensori yang masih dapat diterima oleh konsumen.

“Tentunya kami sangat bangga dan bersyukur atas terpilihnya sebagai penyaji makalah terbaik dalam konferensi bertaraf internasional tersebut sekaligus mendapatkan penghargaan untuk bidang Food Technology and Engineering,” tutup Amirahanin. humas-red.uns/Oss/Dty

 

Leave a Reply