Guru Besar Baru UNS Diharapkan jadi Pemimpin Pemikiran dan Penggerak Perubahan

Guru Besar Baru UNS Diharapkan jadi Pemimpin Pemikiran dan Penggerak Perubahan

UNSUniversitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengukuhkan enam guru besar baru pada Rabu (18/12/2024). Hal tersebut dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram. Ini merupakan hari ketiga pelaksanaan dalam Pekan Pengukuhan 29 Guru Besar UNS pada tahun 2024.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si., dalam acara ini resmi mengukuhkan enam guru besar baru. Prof. Dra. Ani Rakhmawati, MA., Ph.D., merupakan Guru Besar ke-84 pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan ke-315 di UNS. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Analisis Wacana. Pidato inaugurasi yang disampaikan mengangkat judul “Analisis Wacana sebagai Strategi Penafsiran Teks dan Momentum Atributif Menggapai Jenjang Kesetaraan Akademik”.

Prof. Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum., merupakan Guru Besar ke-85 pada FKIP dan ke-316 di UNS. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Manajemen Pendidikan Kejuruan. Pidato inaugurasi yang disampaikan mengangkat judul “Strategi Tutur Pragmatik sebagai Mitigasi Berkomunikasi dan Berliterasi dengan Ratulisa yang Kurang Baik dan Santun dalam Multikonteks Kehidupan”.

Prof. Dr. Hery Sawiji, M.Pd., merupakan Guru Besar ke-86 pada FKIP dan ke-317 di UNS. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Manajemen Pendidikan Kejuruan. Pidato inaugurasi yang disampaikan mengangkat judul “Peran Manajemen Pendidikan Vokasi di Era Abad 21”.

Prof. Dr. Hanik Liskustyawati, M.Kes., merupakan Guru Besar ke-5 pada Fakultas Keolahragaan (FKOR) dan ke-318 di UNS. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Tes dan Pengukuran Evaluasi Olahraga. Pidato inaugurasi yang disampaikan mengangkat judul “Lansia dan Kesehatan: Membangun Kualitas Hidup melalui Aktivitas Fisik”.

Prof. Dr. Diari Indriati, M.Si., merupakan Guru Besar ke-33 pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan ke-319 di UNS. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Teori Graf Aljabar. Pidato inaugurasi yang disampaikan mengangkat judul “Aplikasi Teori Graf di Kehidupan Nyata dan Perkembangan Teoretisnya”.

Prof. Dr. Drs. Sutrima, M.Si., merupakan Guru Besar ke-34 pada FMIPA dan ke-320 di UNS. Beliau dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu Kepakaran Analisis. Pidato inaugurasi yang disampaikan mengangkat judul “Semigrup Kuasi Kontinu Kuat dan Aplikasinya pada Ekonomi Pasar”.

Prof. Hartono pada kesempatan ini menekankan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi, UNS akan terus mengukuhkan peran dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Beliau memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru besar baru. Tak lupa Beliau mengapresiasi keluarga yang senantiasa mendukung perjalanan panjang dalam meraih pencapaian ini.

Dengan dikukuhkannya guru besar baru, UNS semakin memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Prof. Hartono berharap kontribusi mereka tidak hanya berhenti sampai di sini. Pencapaian ini harus menjadi titik tolak mereka untuk menjadi pemimpin pemikiran dan penggerak perubahan yang menginspirasi.

“Sebagai seorang guru besar, tanggung jawab yang diemban bukanlah tanggung jawab ringan. Gelar ini bukan hanya pengakuan akademik, tetapi juga amanah untuk menjadi inspirator, pemimpin pemikiran, dan penggerak perubahan dalam masyarakat. Saya yakin, dengan dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan selama ini, keenam guru besar kita akan terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi UNS dan Indonesia,” ujar Prof. Hartono. Humas UNS