KKN Kelompok 178 UNS Gandeng BPBD Sragen Sosialisasikan Upaya Mitigasi Bencana dan Pembentukan FPRB

KKN Kelompok 178 UNS Gandeng BPBD Sragen Sosialisasikan Upaya Mitigasi Bencana dan Pembentukan FPRB
KKN Kelompok 178 UNS Gandeng BPBD Sragen Sosialisasikan Upaya Mitigasi Bencana dan Pembentukan FPRB

UNS– Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 178 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan KKN UNS Tema Kebencanaan Periode Juli – Agustus 2024.

“Kegiatan KKN tematik kebencanaan merupakan komitmen UNS untuk berkontribusi aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana dan pembentukan desa tangguh bencana” terang Dr. Agung Hidayat, M.Sc., Dosen Pembimbing Lapangan  yang juga Dosen Sekolah Pascasarjana UNS.

Sosialisasi yang berlangsung pada tanggal 12 Agustus 2024 ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara tersebut. Materi sosialisasi meliputi pengenalan terhadap jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Singopadu, langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.

Ketua Pelaksana Sosialisasi Mitigasi Bencana, Archika Fadhilah Sausan, menyatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga Desa Singopadu. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menghadapi situasi darurat di Desa sini. Dengan begitu, masyarakat Desa Singopadu mampu melindungi diri sendiri dan lingkungan sekitar,” ujar Archika.

Selain sosialisasi, acara ini juga menjadi momentum untuk Kelompok KKN 178 turut memfasilitasi pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), mulai dari proses sosialisasi, pemilihan anggota hingga penyusunan program kerja yang akan dijalankan oleh forum tersebut di Desa Singopadu. Forum ini dibentuk dengan tujuan untuk mengkoordinasikan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di tingkat desa, sehingga diharapkan acara ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang bertujuan mengurangi risiko bencana

Ketua Kelompok KKN 178 UNS, Alfan Umar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan Desa Tangguh Bencana. “Kami berharap melalui sosialisasi dan pembentukan FPRB ini, masyarakat Desa Singopadu dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Dengan adanya FPRB, masyarakat juga dapat berkoordinasi lebih baik dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana,” ujar Alfan.

Kepala Desa Singopadu, Heru Tarwoco, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan dukungan yang diberikan oleh Kelompok KKN 178. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari mahasiswa KKN 178. Ini adalah langkah penting bagi Desa Singopadu untuk menjadi desa yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana. Kami akan terus mendukung program-program seperti ini demi keselamatan dan kesejahteraan warga,” kata Heru.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan simulasi penanganan bencana, yang melibatkan seluruh peserta. Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, sehingga mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Singopadu dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sragen dalam membangun ketangguhan terhadap bencana, serta memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama,” pungkas Heru.

HUMAS UNS

Redaktur: Dwi Hastuti