UNS – Gandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo, Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sosialisasikan Desa Tangguh Bencana di Desa Ngasinan. Desa yang berada di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo tersebut memiliki risiko bencana alam, yakni banjir.
Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Pemerintah Desa (Pemdes) Ngasinan, Drs. Masno mengapresiasi atas usaha yang dilakukan Mahasiswa UNS. Beliau berharap sosialisasi ini paling tidak dapat mengurangi beban atau bencana banjir di sana. Drs. Masno berharap ada tanggapan dari pemerintah atau instansi terkait untuk mengadakan normalisasi atau pembangunan demi mencegah dan mengatasi banjir yang setiap tahun terjadi di Desa Ngasinan.
Beberapa cara yang telah dikaji demi pencegahan banjir antara lain revitalisasi pembangunan jembatan yang terlalu rendah. Jembatan yang rendah ini membuat banyak sampah yang tersangkut dan menyumbat aliran sungai.
Kepala Urusan (Kaur) Pemdes Ngasinan, Dicky Andri M., S.T., menanggapi bahwa sosialisasi ini sangat penting dan tepat sasaran. Beliau berterima kasih kepada Kelompok 14 KKN UNS yang telah mendukung pemerintah daerah dalam menyebarkan informasi mengenai mitigasi bencana banjir.
“Semoga kesadaran akan pentingnya persiapan menghadapi banjir semakin meningkat di masyarakat,” ucap Dicky saat sosialisasi pada 2 Agustus kemarin.



Setelah mengikuti sosialisasi ini, Dicky sadar bahwa peran aktif masyarakat dalam mitigasi bencana adalah hal yang penting. Beliau menyatakan siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya dalam melaksanakan rencana mitigasi banjir.
Dicky pun berharap bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk terbentuknya kelompok relawan yang peduli dengan mitigasi bencana. Dengan adanya relawan, kondisi tanggap darurat saat banjir terjadi dapat lebih efisien dan efektif.
“Semoga hasil dari sosialisasi ini bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan program mitigasi bencana yang lebih komprehensif dan berkesinambungan,” harap Dicky Andri.
Lebih lanjut, Ketua Kelompok 14 KKN UNS Bella Sabrina Putri Aulia dari Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH) UNS yakin bahwa kedepan akan terjalin sinergi antara pemerintah, tim KKN UNS, dan masyarakat. Hal tersebut penting dalam melaksanakan langkah-langkah mitigasi bencana yang lebih holistik dan berkelanjutan.
“Kami berharap sosialisasi ini menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk juga mengadakan kegiatan serupa guna meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana banjir serta bencana lainnya,” ujarBella dalam siaran pers yang diterima uns.ac.id, Jumat (25/8/2023). Humas UNS
Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti

















