Perkuat Kemampuan Riset Mahasiwa dan Dosen, Prodi S2 Teknologi Pendidikan UNS Gelar Visiting Profesor

Perkuat Kemampuan Riset Mahasiwa dan Dosen, Prodi S2 Teknologi Pendidikan UNS Gelar Visiting Profesor

UNS — Program Studi (Prodi) S2 Teknologi Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan webinar “Visiting Professor Series” bersama Prof. Ju Seong Lee dari The Education University of Hongkong pada 27 dan 29 September 2021. Diikuti 300 peserta, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dan mempertajam kemampuan riset mahasiswa dan dosen.

Dr. Triana Rejekiningsih, M.Pd., Ketua Prodi S2 Teknologi Pendidikan UNS, menuturkan bahwa berbagai riset terkini bidang Teknologi Pendidikan sangat penting untuk menghadapi perkembangan teknologi yang bermanfaat bagi peningkatan kreativitas dan inovasi pembelajaran.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program internasionalisasi yang dilaksanakan di UNS, khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),” imbuh Dr. Triana saat memberi sambutan, Senin (27/9/2021).

Sementara itu, Dr. Mardiyana, M.Si. selaku Dekan FKIP UNS memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan animo luar biasa dari para peserta. Dr. Mardiyana juga menyinggung tentang pentingnya kegiatan untuk mendukung salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) UNS, yakni memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi termasuk institusi luar negeri.

Mixed Method Research

Pada hari pertama, Prof. Lee mamaparkan materi dengan topik Mixed Method Research & Quantitative Data Qollection. Dimoderatori oleh Dr. Nur Arifah Drajati, M.Pd., Prof. Lee menegasakan pentingya seorang peneliti untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi, seperti adanya pandemi.

“Saat pandemi, pola riset mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Mulai dari proses penggalian data, analisis, serta pelaporan,” jelasnya.

Prof. Lee pun mengatakan urgensi kolaborasi dalam riset. Hal tersebut dapat lebih mempertajam riset yang dilakukan. “Kita juga dapat menggunakan aplikasi atau platform seperti Linkedin, researchgate, dan Academia untuk mempublikasikan draft riset (preprints) kita agar dapat diberi masukan oleh para ahli,” tambah Prof. Lee.

Kemudian pada pertemuan kedua yang dimoderatori oleh Dr. Muhibbudin Fadhli, M.Pd., Prof. Lee menyampaikan materi berjudul Quantitative Data Analysis. Pada pertemuan kali ini, para peserta mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi pengolah data kuantitatif yang mana Prof. Lee menggunakan aplikasi Jamovi. Humas UNS

Reporter: Kaffa Hidayati
Editor: Dwi Hastuti