Silaturahmi Awal Tahun, Rektor UNS Dorong Semangat Berkarya di 2026

UNS— Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Silaturahmi Awal Tahun 2026 sebagai momentum mempererat kebersamaan. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Rabu (7/1/2026), dan dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan Mahasiswa UNS.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS, Prof. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D., sebagai pembicara. Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja seluruh sivitas akademika sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa capaian UNS merupakan hasil kerja bersama dan sinergi seluruh elemen kampus.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada seluruh pimpinan organ, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra, serta keluarga besar UNS atas kerja keras dan dedikasi sepanjang tahun 2025,” ujar Prof. Hartono.

Prof. Hartono juga mengajak sivitas akademika menjadikan tahun 2026 sebagai tahun penuh optimisme dan semangat baru untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mari kita sambut tahun 2026 dengan optimisme, energi baru, dan tekad yang kuat untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberi makna,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Prof. Hartono menegaskan bahwa visi besar UNS hanya dapat diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi yang solid. UNS merupakan ekosistem besar yang bertumbuh karena kebersamaan, sehingga setiap unit dan individu memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan institusi.

Hal tersebut sejalan dengan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak menjadi instrumen strategis untuk mendorong perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kata kuncinya adalah dampak. Setiap kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dunia usaha dan industri, pemerintah, serta bangsa Indonesia. UNS tidak hanya dituntut untuk dikenal, tetapi juga menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS, Prof. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang berhasil diraih UNS sepanjang tahun 2025. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri UNS dalam menghadapi tantangan tahun 2026.

“Pak Rektor telah menyampaikan berbagai capaian UNS selama tahun 2025. Prestasi ini membuat kita semakin percaya diri menyongsong tahun 2026. Capaian tersebut dapat menjadi pondasi yang kuat, namun tetap membutuhkan kerja sama dan kolaborasi seluruh sivitas akademika agar kinerja UNS di tahun 2026 dapat lebih baik,” ujar Prof. Muliaman.

Lebih lanjut, Prof. Muliaman mengingatkan bahwa sejak Oktober 2020, UNS resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Status tersebut, menurutnya, bukan sekadar simbol, melainkan membawa konsekuensi dan tantangan besar yang harus direspons secara adaptif.

Ia menjelaskan, tantangan pertama adalah dinamika perubahan kebijakan dan regulasi yang berlangsung cepat sehingga menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi. Tantangan berikutnya berkaitan dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) serta tata kelola dan manajemen internal yang semakin kompleks. Selain itu, aspek keuangan juga menjadi perhatian serius, khususnya dalam upaya diversifikasi sumber pendanaan agar keberlanjutan institusi dapat terjaga.

Dengan penerapan tata kelola yang baik, Prof. Muliaman optimistis UNS dapat menjadi pelopor Good University Governance serta berkembang sebagai kampus berkelas dunia yang menghasilkan karya nyata dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pengajaran, penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Good University Governance menjunjung nilai-nilai transparansi, keadilan (fairness), akuntabilitas, dan responsibilitas. Penerapan prinsip-prinsip tersebut akan menghasilkan pengelolaan universitas yang profesional dan berkelanjutan, sehingga mendorong lahirnya inovasi dan karya ilmiah berkelas dunia yang mendukung kualitas pengajaran.

“Inovasi dan karya ilmiah tersebut diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat sekaligus melahirkan lulusan UNS yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkasnya. HUMAS UNS