SIM UNS Gelar Seminar Peran Pemuda dalam Menghadapi Problematika Global

UNS – Studi Ilmiah Mahasiswa (SIM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sukses menggelar Semar Great Seminarium yang merupakan rangkaian acara dari Festival Ilmiah Mahasiswa (FILM) 2018. Seminar nasional ini, dihadiri oleh peserta dari kalangan mahasiswa dan umum, dilaksanakan pada hari Sabtu, (10/3/2018) di Aula Gedung F Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS.

Mengambil tema “Peran Aktif Pemuda melalui Realisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Menghadapi Problematika Global”, seminar ini menghadirkan beberapa pembicara yang ahli dalam bidangnya, yaitu Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM, Yudo Dwinanda Priadi, Miss Indonesia 2015, Maria Harfanti, Penerima Penghargaan Inovator oleh Kementerian Ristekdikti, Muhammad Abdul Khaliq, dan Pemilik PT Trakindo Utama, Tamrin Anwar. Acara ini dibuka dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNS, Mohammad Jamin beserta Ketua Dies Natalis ke-42 UNS, Solihin As’ad dan Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Rohman Agus Pratomo.


Penyampaian materi oleh Yudo Dwinanda Priaadi, Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM.

“Dulu aksi mahasiswa itu demo, itu di tahun 90-an. Sekarang, saatnya mahasiswa mengadakan aksi keilmiahan, seperti seminar ini.” ujar Ketua Dies Natalis ke-42 UNS dalam sambutannya.

Sesuai dengan tema seminar, Maria Harfanti memaparkan bagaimana cara pemuda dapat berkontribusi terhadap problematika global, yakni dengan tidak menyia-nyiakan pendidikan yang didapat dan bekerja dalam ranah apa saja untuk memberikan kontribusi terhadap Suistainable Development Goals. Dalam bekerja, ada tiga hal utama yang harus dimiliki oleh seseorang, yaitu passion, persistence, dan sincerity.

“Carilah teman dan lingkungan yang baik untuk menjadi pribadi yang baik,” ucap Yudo Dwinanda Priaadi.

Muhammad Abdul Khaliq juga menambahkan bahwa untuk mengubah mindset masyarakat terhadap teknologi yang baru memang suatu hal yang sulit. Namun, dapat dilakukan dengan memberikan impact terlebih dahulu yang mampu membantu kegiatan masyarakat. Apa pun yang pemuda lakukan, yang terpenting adalah niat untuk menebar kebaikan.

Terakhir, Tamrin Anwar menyampaikan bahwa untuk menjadi orang yang sukses, pemuda harus membaca, baik membaca tulisan maupun keadaan. Manfaatkan internet, karena internet telah menyediakan segalanya. Oleh karena itu, mahasiswa tidak boleh gagap teknologi. humas.red-uns/Zul/Isn

By | 2018-03-13T09:51:07+00:00 March 13th, 2018|Categories: Berita Terkini|