Fakultas Pertanian UNS Surakarta held a national seminar on ‘Modernization of Agriculture Based on Innovation’ on June 25, 2026. Over 300 participants discussed strategic solutions for agricultural technology development to achieve food sovereignty and marked FP UNS’s 50th anniversary.
UNS — Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah sukses menyelenggarakan agenda tahunan Seminar Nasional 2026 bertajuk “Modernisasi Pertanian Berbasis Inovasi yang Berdampak dan Berkelanjutan untuk Kedaulatan Pangan”. Acara ini berlangsung secara hybrid (luring di auditorium G.P.H. Haryo Mataram S.H. dan daring melalui Zoom) pada Kamis (25/6/2026).
Seminar nasional ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari akademisi, Mahasiswa, praktisi, serta perwakilan instansi pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia. Agenda ini bertujuan menjadi wadah diskusi interaktif dalam merumuskan solusi strategis terkait perkembangan teknologi dalam mendukung sektor pertanian di Indonesia.
Acara resmi dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antar-sektor, seminar ini bukan sekadar ruang akademik, melainkan jembatan konkret untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi tantangan nasional saat ini. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa pada tahun ini, penyelenggaraan seminar memiliki makna yang jauh lebih istimewa karena dilaksanakan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-50 FP UNS. Lima puluh tahun merupakan perjalanan yang panjang dan penuh makna. Selama setengah abad, FP UNS telah mengabdikan diri untuk negeri melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat.



“Berbagai capaian telah diraih, ribuan alumni telah dihasilkan dan tersebar di berbagai sektor strategis pembangunan, serta beragam inovasi telah dikembangkan untuk mendukung kemajuan pertanian nasional,” terang Prof. Samanhudi.
Sesi diskusi panel menghadirkan sejumlah narasumber ahli tingkat nasional dari kalangan pemerintah, akademisi, dan industri, yaitu Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P. (Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia), Normansyah Hidayat Syahruddin, M.Eng.Sc., Ph.D. (Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Badan Pengelola Dana Perkebunan), Wahyu Kristiana, S.S., M.M. (Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Surakarta), Jemmy Eka Putra (Direktur Utama Corin Group), serta Dr. rer. agr. Evi Irawan, S.P., M.Sc. (Ketua Program Studi S1 Agribisnis UNS). Diskusi ini menjadi wadah strategis untuk berbagi wawasan, pengalaman, dan gagasan inovatif dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan agribisnis yang berkelanjutan.
Selain pemaparan materi utama, rangkaian Seminar Nasional ini juga melingkupi sesi presentasi artikel ilmiah (call for papers) oleh para peneliti. Kemudian juga dilakukan sosialisasi 8 buah buku bertema sawit dan tema-tema yang disusun oleh tim program studi di lingkup FP UNS.
Melalui penyelenggaraan ini, UNS berharap hasil rekomendasi dan poin-poin diskusi dalam seminar dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung perkembangan sektor pertanian di Indonesia ke depan. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
What was the theme of the National Seminar held by FP UNS?
The National Seminar by FP UNS was themed ‘Modernisasi Pertanian Berbasis Inovasi yang Berdampak dan Berkelanjutan untuk Kedaulatan Pangan’. Lihat di artikel
When and where was the FP UNS National Seminar held?
The seminar took place on Thursday, June 25, 2026, both offline and online. Lihat di artikel
What was the main goal of the FP UNS National Seminar?
The agenda aimed to be a platform for interactive discussion to formulate strategic solutions for technological developments supporting Indonesia’s agriculture sector. Lihat di artikel
Who were some of the national expert speakers at the seminar?
Speakers included representatives from the Ministry of Agriculture, BPDPKS, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Surakarta, Corin Group, and UNS Agribusiness. Lihat di artikel
Why was the 50th Dies Natalis significant for FP UNS?
The 50th anniversary celebration highlighted FP UNS’s long journey of dedication through education, research, innovation, and community service. Lihat di artikel



















