Berita Terkini

SV UNS Jawab Tantangan Akademik di Tengah Pandemi Covid-19

By 5 August 2020 No Comments

UNS – Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar pertemuan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SV UNS dan himpunan mahasiswa di setiap Program Studi (Prodi) di lingkup SV UNS, Senin (3/4/2020). Pertemuan yang dilakukan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting, ini bertujuan untuk menjawab tantangan dan persoalan kegiatan akademik di tengah pandemi Covid-19.

Jalannya pertemuan turut dihadiri oleh Direktur SV UNS, Santoso Tri Hananto, M. Acc. dan Wakil Direktur SV UNS Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Agus D. Priyanto, MCALL. Sedangkan, dari kalangan mahasiswa turut dihadiri oleh Wakil Presiden BEM SV UNS, Danu Chandra.

Di hadapan mahasiswa SV UNS, Drs. Santoso Tri Hananto terlebih dulu menerangkan proses verifikasi keringanan dan dispensasi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) jalur reguler dan jalur keringanan Covid-19.

“Yang memasukkan keringanan dispensasi UKT, baik reguler plus pengajuan lewat Peraturan Rektor UNS Nomor 18 Tahun 2020 tentang Keringanan UKT Bagi Mahasiswa UNS Selama Masa Pandemi Covid-19 cukup banyak yang mengajukan,” ujar Santoso.

Santoso lantas menjelaskan pihaknya di SV UNS pada tahun ini baru pertama kali menerima secara langsung pengajuan keringanan dan dispensasi UKT mahasiswa. Hal itu dikarenakan pada tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa vokasi UNS masih tergabung di tingkat fakultas, sehingga proses pengajuan keringanan dan dispensasi UKT adalah tanggung jawab fakultas.

Dalam hal ini, Santoso mengatakan, potongan UKT yang diberikan SV UNS atas dasar pertimbangan potongan UKT yang sudah pernah diberikan oleh pihak fakultas kepada mahasiswa pada semester sebelumnya.

Selama memproses berkas pengajuan keringanan dan dispensasi UKT, SV UNS sepenuhnya memeriksa dan memverifikasi keabsahan data yang telah diunggah mahasiswa melalui laman siakad.uns.ac.id.
Hal ini dibenarkan oleh Agus D. Priyanto, MCALL yang mengatakan dalam proses pengajuan keringanan dan dispensasi UKT, SV UNS tidak melakukan verifikasi lapangan dan wawancara secara tatap muka, sehingga seluruh tahapan dilakukan secara daring untuk mencegah penularan Sars-Cov-2.

“Yang reguler ada 570 sekian pengajuan. Insyaallah semua sudah diverifikasi kemudian yang pengajuan karena Covid-19 ada 870 mahasiswa. Ternyata ada sebagian yang double sudah mengajukan di jalur reguler dan tercatat yang kami usulkan dan verifikasi 793. Dari angka itu sebagian besar teman-teman di tingkat akhir dan mengajukan pembebasan UKT sudah kami verifikasi sesuai jadwal dan tanggal 27 Juli kami setorkan verifikasi ke universitas. Artinya, semua proses pengajuan keringan UKT sudah diverifikasi sesuai jadwal,” jelas Agus D. Priyanto, MCALL.

Hal lain yang turut dibahas dalam pertemuan ini adalah sistem kuliah daring pada semester gasal mendatang. Santoso mengatakan pihaknya telah berhasil merealisasikan laboratorium fotografi dan videografi di Gedung SV UNS Tirtomoyo. Nantinya, laboratorium tersebut akan digunakan oleh dosen untuk membuat materi ajar.

Santoso menambahkan aktivitas perkuliahan daring akan dikemas secara menarik dengan pembagian waktu 20 menit untuk overview materi, 45-90 menit untuk menonton video materi ajar yang telah dibuat dosen, dan 20 menit terakhir untuk preview materi.

“Sudah kita dorong (red: dosen) dan jadwal untuk syuting video pembelajaran sehingga perkuliahan yang akan datang kualitasnya meningkat dan pulsa mahasiswa turun. Ini adalah kombinasi antara tatap muka daring dan pengiriman video pembelajaran untuk mata kuliah yang durasinya 100 menit atau 2 SKS,” pungkasnya. Humas UNS

Reporter: Yefta Christopherus AS
Editor: Dwi Hastuti

Leave a Reply