UNS – Tim Research Group (RG) Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar penelitian dengan mengangkat topik Manajemen Project Based Learning (PjBL) atau Pembelajaran Berbasis Proyek dalam kurikulum merdeka di PAUD. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 bulan di TK Islam Unggulan Al Khoir Surakarta dan TK Al-Qur’an Terpadu Bintangku berlangsung mulai dari bulan April 2023 sampai bulan November 2023.
Dengan diketuai oleh Dr. Upik Elok Endang Rasmani, M.Pd., Tim RG Manajemen PAUD UNS beranggotakan Dr. Siti Wahyuningsih, M.Pd.; Dr. Bambang Winarji, M.Pd.; Jumiatmoko, S.Pd., M.Pd.; Anjar Fitrianingtyas, S.Pd., M.Pd.; Nurul Shofiatin Zuhro, S.Pd., M.Pd. Serta terdapat pula asisten peneliti, yakni Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti, Milla Diah Putri Nazidah, Nabilla Ayu Sekar Prashanti dan Putri Agustina.
Dr. Upik selaku Ketua Tim mengatakan bahwa penelitian di bidang ilmu pendidikan ini berfokus pada Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (Manajemen PAUD). Manajemen PAUD merupakan suatu upaya mengelola, mengatur, atau mengarahkan proses interaktif edukatif secara teratur, terencana, dan sistematis untuk mencapai tujuan yang ditetapkan sehingga kualitas PAUD dapat meningkat.
“Fokus utama penelitian ini untuk mengidentifikasi komponen, hambatan sekaligus praktik baik (Best Practices) impelementasi manajemen Project Based Learning (PjBL) dalam kurikulum merdeka di PAUD,” ujar Dr. Upik.
Dr. Upik menambahkan saat ini kurikulum merdeka telah diterapkan pada sebagian lembaga PAUD. Salah satu pilar utama dalam kurikulum merdeka yaitu pembelajaran yang dilaksanakan adalah PjBL atau lebih dikenal dengan Pembelajaran Berbasis Proyek. Namun hasil analisis dari berbagai literatur dan kajian empiris, ditemukan bahwa studi terkait identifikasi manajemen pembelajaran proyek dalam kurikulum merdeka masih jarang dilakukan sehingga topik ini menjadi hal yang baru untuk dilakukan penelitian.



“Sementara itu, urgensi manajemen pembelajaran proyek adalah manajemen tidak dapat jika hanya dipelajari di lingkungan kelas, manajemen bukanlah ilmu, atau profesi, atau kombinasi fungsi. Manajemen adalah praktik dan itu harus dieksplorasi melalui pengalaman. Dengan demikian, topik ini penting dilakukan untuk mengeksplorasi manajemen pembelajaran proyek dalam kurikulum merdeka di lembaga PAUD,” paparnya.
Lebih lanjut, hasil dari penelitian ini ditargetkan akan menghasilkan 7 luaran, berupa naskah artikel yang terdiri dari 1 naskah artikel Jurnal Internasional bereputasi dan 6 naskah atikel Jurnal Nasional Terakreditasi Sinta 2. Sedangkan Luaran Tambahan berupa Buku Hasil Penelitian Ber ISBN dan HKI.
“Kami berharap semua luaran tersebut dapat memberikan kebermanfaatan untuk semua pihak baik akademisi, praktisi, ataupun masyarakat umum mengenai konsep dan praktik implementasi manajemen pembelajaran proyek dalam kurikulum merdeka di lembaga PAUD,” jelasnya.
Di sisi lain, Dr. Upik dan tim berharap dari penelitian yang dilakukan, dapat dirincikan dalam 2 hal utama, pertama untuk memperoleh best practices manajemen PjBL dalam kurikulum merdeka di PAUD.
“Kemudian yang kedua untuk menganalisis hambatan dan kelemahan dari masing-masing komponen manajemen PjBL dalam kurikulum merdeka di PAUD. Dengan begitu, dapat dilakukan analisis dan evaluasi terkait rencana tindak lanjut untuk mengatasi hambatan dan kelemahan yang ada,” pungkasnya. Humas UNS
Reporter: Lina Khoirun Nisa
Redaktur: Dwi Hastuti
















