UNS — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mendorong mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk berani menjadi entrepreneur.
Sebabnya, ia menilai jiwa entrepreneurship yang sudah tertanam sejak dini, merupakan cita-cita besar bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemandirian.
Dorongan tersebut ia sampaikan kala membuka jalannya webinar Vokafest UNS 2021 bertajuk “Young Entrepreneur for a Better Future” yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SV UNS, Sabtu (7/8/2021) pagi, melalui Zoom Cloud Meeting.
“Ini bukan kaleng-kaleng. Bukan hal yang sepele, kecuali jika teman-teman penyelenggara maupun peserta webinar ini menganggap ini adalah hal yang biasa-biasa saja entah karena lingkupnya yang kecil atau karena lingkaran ini bukan tempat berkumpulnya para ahli,” ujar Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo mengatakan, bersatunya republik ini tidak akan terjadi apabila setiap individu tidak punya andil dalam melakukan langkah-langkah kecil.
Walau tidak semua orang bisa sukses menjadi entrepreneur, namun orang nomor satu di Jateng ini mengingatkan mahasiswa harus ikut bahu-membahu dan nyengkuyung dalam rangka membangun tatanan dan prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Yang paling penting jangan sia-siakan masa mudamu dengan banyak mengeluh, menuntut, dan leha-leha. Capai, stres, dan sakit harus kita rasakan agar kita tahu nikmatnya kesuksesan,” pesannya.
Mewujudkan entrepreneur muda
BEM SV UNS melalui Vokafest UNS 2021 ingin menanamkan dan melahirkan bibit-bibit entrepreneur muda Indonesia yang berkompeten. Oleh sebab itu, ada lima pembicara spesial yang dihadirkan untuk memberikan ilmu dan pengalamannya seputar dunia entrepreneurship.
Mereka adalah Nugroho Joko Prastowo (Kepala Bank Indonesia (BI) Surakarta), Mega Shintya Andriyani (founder @plazapreneur, @namaplanner, @khadeejahfashion, dan @konsultasi.bisnis), Fellexandro Ruby (content creator dan Co-Founder Thirty Days of Lunch Podcast), Bastian Zeller (Marketing Manager Lokalate), dan FX Suranta (Pimpinan Cabang BRI Surakarta Sudirman).
Dekan SV UNS, Drs. Santoso Tri Hananto, M.Acc secara khusus mengapresiasi langkah dari panitia Vokafest UNS 2021 dan BEM SV UNS. Ia mengatakan, sudah saatnya Indonesia memiliki SDM yang terampil dan berkompeten.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, SV UNS sebagai wadah pendidikan vokasi di Indonesia punya peran dalam mewujudkan hal tersebut. Tujuannya, agar SDM Indonesia tidak saja menguasai suatu hal dari ilmunya saja, namun juga bisa mempraktikkannya.
“Saat ini sampai ke depan Indonesia membutuhkan SDM lulusan perguruan tinggi yang saya bisa mengerjakan ini, saya bisa mengerjakan itu. Tidak sekadar saya telah belajar. Pendidikan vokasi ini adalah tempat menciptakan SDM yang terampil dan kompeten,” ucap Drs. Santoso Tri Hananto, M.Acc.
Drs. Santoso Tri Hananto, M.Acc menambahkan, langkah BEM SV UNS yang menggelar Vokafest UNS 2021 juga sejalan dengan tekad SV UNS dalam mendidik mahasiswa agar menjadi entrepreneur muda yang berkompeten.
Caranya, SV UNS akan mendatangkan praktisi, yang merupakan orang-orang yang pernah merasakan jatuh bangun dalam membangun bisnisnya. Dalam artian, di semester yang akan datang, pengampu mata kuliah kewirausahaan tidak diajar oleh dosen yang punya bidang keilmuan entrepreneurship semata.
“Kami sudah menyampaikan ke LPPMP UNS bahwa untuk mata kuliah kewirausahaan mulai semester ini harus diajar oleh praktisi tetapi mempunyai experience mempunyai pengalaman pernah mengelola bisnis pernah berwirausaha dan seterusnya,” terangnya. Humas UNS
Reporter: Yefta Christopherus
Editor: Dwi Hastuti
















