UNS – Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkerjasama dengan RELO dari Kedutaan Besar Amerka Serikat menggelar workshop bertajuk “Improving Students’ Learning Outcome with Service Learning and Critical Thinking through IT”, Sabtu (20/5/2017). Workshop yang bertempat di Puri Nalendra, Lor-In Hotel tersebut mengundang Sean Stellfox (University of Delaware, USA) dan Jeanie Cook (School for International Training, USA) untuk menyampaikan materi.
Ketua panitia Ardianna Nuraeni menegaskan bahwa acara ini bertujuan untuk membekali para guru agar memiliki kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan dan pemikiran kritis. Hal ini dimaksudkan untuk menyiapkan mereka agar tak hanya menguasai ilmu kebahasaan namun juga ketiga hal tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa acara ini akan rutin digelar setiap tahun.

Sean memaparkan tentang critical thinking pada siswa yang didukung dengan kegiatan di dalam maupun di luar kelas. Ia menggarisbawahi bahwa para guru perlu mendesain aktifitas oembelajaran yang dapat mengasah siswa untuk lebih kritis. Dengan berpacu pada Bloom’s Taxonomy, Sean menegaskan bahwa setiap tahap dalam taxonomy tersebut dapat diaplikasikan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.
“Kita harus memberikan siswa jeda untuk mengolah informasi yang kita sampaikan untuk menjadikan mereka pemikir yang benar-benar kritis. Selain itu, kita juga bisa memberi kesempatan pada siswa untuk menyampaikan pendapat atau sanggahan sehingga kemampuan berpikir kritis mereka meningkat,” paparnya.

Di sisi lain, Jeanie lebih fokus pada pembahasan service learning yang ia definisikan sebagai strategi dalam mengintegrasikan proses pembelajaran dengan pengabdian masyarakat. Ia juga membagi peserta ke dalam beberapa kelompok untuk menghasilkan poster presentation sebagai produk hasil diskusi. humas-red.uns/Dty
















