FT UNS Lantik 340 Insinyur Baru, Teguhkan Komitmen Etika dan Kebanggaan Almamater

FT UNS Lantik 340 Insinyur Baru, Teguhkan Komitmen Etika dan Kebanggaan Almamater
Dengarkan artikel

Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret melantik sebanyak 340 insinyur baru yang meneguhkan komitmen etika dan kebanggaan almamater. Pelantikan ini menandai bertambahnya jumlah lulusan profesional teknik yang siap mengabdi di berbagai sektor pembangunan nasional dengan memegang teguh standar etika profesi.

UNS – Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur di Ballroom Ki Hadjar Dewantara UNS Tower, Surakarta, Selasa (27/10/2026). Pengukuhan ini menandai langkah strategis UNS dalam mencetak lulusan keinsinyuran yang kompeten, beretika, dan siap menjadi motor penggerak reindustrialisasi nasional serta akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Dalam laporannya, Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) FT UNS, Prof. Dr. Ir. Pringgo Widyo Laksono, S.T., M.Eng., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pelantikan periode ini meluluskan 340 insinyur baru. Jumlah tersebut mencakup 327 peserta program kerja sama strategis antara UNS dan PT Pertamina (Persero) serta 13 peserta kelas reguler. Capaian ini menegaskan komitmen berkelanjutan FT UNS dalam menyuplai tenaga ahli keinsinyuran bersertifikasi bagi sektor industri vital nasional.

Mewakili Rektor UNS, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa kelulusan ini merupakan gerbang awal dari tanggung jawab profesional yang sesungguhnya.

“Capaian ini merupakan kebanggaan bagi UNS sekaligus kontribusi nyata dalam menyiapkan SDM keinsinyuran unggul yang dibutuhkan bangsa. Pelantikan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal peneguhan tanggung jawab moral dan profesional lulusan kepada masyarakat, dunia industri, dan negara,” tutur Prof. Fitria.

Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) bereputasi nasional yang mengedepankan identitas Kampus Benteng Pancasila dan prinsip green campus, kiprah solid para alumni di sektor industri maupun birokrasi menjadi fondasi penting bagi reputasi universitas.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, M.B.A., IPU, ASEAN Eng., turut mengingatkan konsekuensi etik di balik sumpah profesi. Ia menekankan bahwa sumpah keinsinyuran merupakan ikrar luhur untuk senantiasa mengutamakan keselamatan publik, mematuhi standar kompetensi, dan menjalankan regulasi sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FT UNS, Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., IPU, menggarisbawahi bahwa insinyur masa kini dituntut adaptif menjadi pemecah masalah (problem solver) atas beragam tantangan global.

Wahyudi menyoroti pentingnya peran keinsinyuran dalam merealisasikan target SDGs, meliputi penyediaan energi bersih dan terjangkau (SDG 7); penguatan industri, inovasi, dan infrastruktur (SDG 9); penataan kota berkelanjutan (SDG 11); serta mitigasi krisis iklim menuju net-zero emission (SDG 13).

Melalui pelantikan ini, pimpinan FT UNS berharap para insinyur baru mampu mengonversi inovasi keilmuan menjadi solusi konkret yang mendongkrak daya saing bangsa. Kolaborasi antara perguruan tinggi, PII, pemerintah, dan dunia usaha akan terus diperkuat demi menghadirkan ekosistem pendidikan profesi keinsinyuran yang berdampak luas bagi pembangunan nasional berkelanjutan. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa banyak insinyur baru yang dilantik oleh FT UNS?

FT UNS melantik sebanyak 340 insinyur baru.

Apa komitmen yang diteguhkan dalam pelantikan insinyur baru FT UNS?

Pelantikan tersebut meneguhkan komitmen etika dan kebanggaan almamater bagi para insinyur baru.