Memperkenalkan Travelling dengan AI, Dua Mahasiswa UNS Diterbangkan oleh Samsung ke Vietnam

Memperkenalkan Travelling dengan AI, Dua Mahasiswa UNS Diterbangkan oleh Samsung ke Vietnam

Dua mahasiswa UNS, Muhammad Yasril Amri dan Jasson Franklyn Wang, terbang ke Ho Chi Minh City, Vietnam pada 12–15 Februari 2026. Mereka mengikuti kompetisi konten Samsung “A Day in My Life with Galaxy Campus” dan membuktikan pemanfaatan AI dalam perjalanan.

UNS — Dua Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Muhammad Yasril Amri (S1 Sastra Arab) dan Jasson Franklyn Wang (S1 Informatika), berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui kompetisi konten “A Day in My Life with Galaxy Campus”. Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang kreativitas, tetapi juga merupakan wujud nyata kemitraan strategis antara sektor industri dan dunia akademik. Melalui program tersebut, Samsung mendorong mahasiswa untuk mengoptimalkan pemanfaatan ekosistem teknologi terbarunya—Galaxy Z Fold 7, Z Flip 7, dan S25 FE—dalam rangka meningkatkan literasi digital di lingkungan kampus.

Atas inovasi konten yang dihasilkan, kedua mahasiswa UNS tersebut mendapatkan kesempatan mengikuti perjalanan fully-funded ke Ho Chi Minh City pada 12–15 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang eksplorasi sekaligus pembuktian langsung terhadap efektivitas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks perjalanan lintas negara.

Selama di Vietnam, para peserta menguji berbagai fitur berbasis AI dalam ekosistem smartphone modern. Teknologi tidak lagi sekadar menjadi alat komunikasi, melainkan telah bertransformasi menjadi infrastruktur penting dalam mendorong inovasi adaptif. Salah satu tantangan utama dalam perjalanan internasional, yakni language barrier, berhasil diatasi melalui fitur translasi real-time berbasis AI yang terintegrasi dengan Google Gemini. Teknologi ini terbukti mampu menjembatani komunikasi antara mahasiswa Indonesia dengan masyarakat lokal secara efektif.

Lebih dari sekadar perjalanan, pengalaman ini juga menghadirkan kolaborasi lintas kampus. Delegasi UNS berinteraksi dan berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran.

Pertemuan talenta-talenta muda tersebut menciptakan ekosistem pertukaran ide yang dinamis dan produktif. Melalui aktivitas dokumentasi serta publikasi pengalaman penggunaan fitur AI, produktivitas, dan multitasking, para peserta turut berkontribusi dalam memperluas literasi digital masyarakat. Penyajian teknologi dalam bentuk use-case praktis menjadi jembatan efektif dalam mentransfer pengetahuan kepada audiens yang lebih luas.

Keberhasilan mahasiswa UNS dalam ajang ini sekaligus menegaskan bahwa adaptabilitas terhadap perkembangan teknologi membuka peluang yang semakin luas. “Perjalanan ke Ho Chi Minh menjadi studi kasus konkret mengenai bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat mengakselerasi adopsi teknologi di kalangan generasi muda,” terang Muhammad Yasril Amri kepada uns.ac.id, Senin (30/3/2026).

Pengalaman ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk memandang inovasi baik perangkat lunak maupun perangkat keras sebagai instrumen strategis dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa mahasiswa UNS yang berangkat ke Vietnam?

Muhammad Yasril Amri (S1 Sastra Arab) dan Jasson Franklyn Wang (S1 Informatika) adalah dua mahasiswa UNS yang terpilih. Lihat di artikel

Apa tujuan perjalanan mahasiswa UNS ke Vietnam?

Mereka berkesempatan mengikuti perjalanan fully-funded ke Ho Chi Minh City sebagai bagian dari kompetisi konten Samsung. Lihat di artikel

Bagaimana AI membantu mahasiswa selama di Vietnam?

Fitur translasi real-time berbasis AI terintegrasi dengan Google Gemini membantu mengatasi hambatan bahasa dengan masyarakat lokal.

Kolaborasi apa yang terjadi selama di Vietnam?

Delegasi UNS berinteraksi dan berkolaborasi dengan mahasiswa dari universitas ternama lainnya di Indonesia.