UNS Jalin Kerja Sama dengan PT Thorcon Power Indonesia Terkait Survei Penerimaan Masyarakat Terhadap Pembangunan PLTN

UNS Jalin Kerja Sama dengan PT Thorcon Power Indonesia Terkait Survei Penerimaan Masyarakat Terhadap Pembangunan PLTN

UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjalin kerja sama dengan PT Thorcon Power Indonesia. Kerja sama ini memuat kesepakatan mengenai pelaksanaan survei penerimaan masyarakat terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Penandatangan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.; Dekan FISIP UNS, Dr. Didik Gunawan Suharto, S.Sos., M.Si. dan Direktur Operasi dan Kepala Sumber Daya Manusia PT Thorcon Power Indonesia, Dhita Karunia Ashari di Ruang Sidang 1 Gedung Rektorat UNS, Kamis (22/5/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kerja sama ini. “Ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung riset dan pengembangan energi. Dan kerja sama ini merupakan keberlanjutan dari kerja sama sebelumnya yang sudah terjalin pada tahun 2021,” terang Prof. Irwan.

Sementara itu, Dekan FISIP UNS, Dr. Didik Gunawan Suharto, S.Sos., M.Si. menambahkan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menghimpun data dan informasi yang komprehensif mengenai persepsi, pemahaman, serta tingkat penerimaan masyarakat terhadap rencana pembangunan PLTN di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dan strategi komunikasi publik yang efektif terkait proyek energi nuklir nasional.

“Kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi nyata UNS dalam mendukung pembangunan nasional berbasis riset ilmiah. Kami percaya bahwa keberhasilan pembangunan PLTN tidak hanya bergantung pada aspek teknologi, tetapi juga pada sejauh mana masyarakat dapat menerima dan memahami manfaatnya,” ujar Dr. Didik.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Kepala Sumber Daya Manusia PT Thorcon Power Indonesia, Dhita Karunia Ashari menyampaikan pentingnya pemetaan sosial dalam tahap awal pengembangan PLTN. “Penerimaan masyarakat adalah faktor kunci dalam kesuksesan implementasi PLTN. Melalui kerja sama dengan UNS, kami berharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kekhawatiran, harapan, dan pandangan masyarakat terkait energi nuklir,” ungkap Dhita.

Survei ini akan melibatkan tim peneliti multidisiplin dari UNS, khususnya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP). Lokasi dan sasaran survei akan difokuskan pada wilayah yang menjadi kandidat lokasi pembangunan PLTN. “Kegiatan ini harapannya nanti dapat memitigasi risiko terhadap penolakan yang ada di sana (Bangka Belitung, tempat pembangunan proyek tersebut),” imbuh Dhita.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam mewujudkan transisi energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia, dengan tetap mengedepankan partisipasi dan pemahaman masyarakat sebagai bagian penting dari proses pembangunan. Juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) kesebelas, Kota dan Masyarakat yang Berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa sinergi antara dunia industri dan akademisi akan mempercepat terciptanya inovasi yang relevan dan aplikatif di bidang energi nuklir. UNS memiliki kapasitas riset dan sumber daya manusia yang sangat potensial,” jelasnya. HUMAS UNS