UNS— Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi menjalin kerja sama internasional dengan Shanghai Academy of Agricultural Sciences (SAAS), Tiongkok. Kerja sama ini dalam rangka memperkuat kolaborasi riset dan pengembangan di bidang pertanian berkelanjutan serta peningkatan kapasitas akademik.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si., dan Director SAAS Tiongkok, Prof. Zhou Wenzong serta disaksikan oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi di Ruang Sidang Rektor UNS, Sabtu (11/10/2025).
Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi UNS, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya di bidang pendidikan tinggi dan kerja sama akademik.
“Kami meyakini bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan global. Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat meningkatkan kapasitas kolektif kita dalam menjawab isu-isu strategis, termasuk tantangan ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu perhatian utama nasional Indonesia. Kami merasa terhormat karena dalam kesempatan ini, Wali Kota Surakarta juga berkenan hadir dan bergabung bersama kami. Kehadiran beliau merupakan simbol bahwa UNS berkomitmen kuat untuk menjalin sinergi, tidak hanya di tingkat internasional, tetapi juga dengan pemerintah kota. Kami memahami bahwa isu-isu pertanian dan ketahanan pangan juga menjadi bagian dari perhatian serius Pemerintah Kota Surakarta,” terang Prof. Hartono.
Sebagai mitra baru, SAAS telah lama berkontribusi dalam bidang pertanian dan pangan. Oleh karena itu, kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat konkret dan relevan, tidak hanya bagi dunia akademik, tetapi juga bagi masyarakat luas. “Melalui perjanjian ini, kita sepakat untuk melaksanakan berbagai program kolaboratif seperti penelitian bersama, pengembangan kapasitas, dan pertukaran mahasiswa serta staf akademik khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan,” imbuhnya.
Kerja sama ini juga sangat sejalan dengan kerangka strategis UNS yang dikenal sebagai DREAMTEAM, yang mencerminkan komitmen untuk menjadi universitas yang dinamis, terpercaya, dan berdampak. Salah satu nilai utama dalam DREAMTEAM adalah “ACTIVE” yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif UNS dalam menjalin kerja sama dengan institusi nasional dan internasional.
“Semangat kolaborasi ini kami yakini sebagai elemen penting dalam peningkatan kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memastikan bahwa UNS memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi kemajuan bangsa,” tambah Prof. Hartono.



Semoga kerja sama ini menjadi awal dari sinergi yang kuat dan berkelanjutan, yang tidak hanya membawa kesuksesan bagi kedua belah pihak, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat global, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Director SAAS Tiongkok, Prof. Zhou Wenzong menyampaikan terima kasih kepada UNS dan juga Pemerintah Kota Surakarta atas sambutannya. SAAS sepakat untuk menjalin dan mengembangkan kerja sama dalam bidang pertukaran pendidikan dan akademik, guna mempererat pemahaman dan hubungan persahabatan antara kedua negara.
Dalam bidang-bidang yang disepakati bersama, kedua institusi akan mendorong pelaksanaan bentuk-bentuk kerja sama. Yaitu pertukaran dosen dan tenaga pengajar untuk tujuan pengajaran, penelitian, dan pengembangan kapasitas akademik; pertukaran mahasiswa pada jenjang sarjana dan pascasarjana untuk program studi jangka pendek atau penuh; pertukaran informasi akademik dan publikasi ilmiah untuk memperkaya khazanah keilmuan dan memperluas akses pengetahuan; pelaksanaan kegiatan akademik bersama seperti penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, kolokium, kuliah tamu, dan seminar; dan kegiatan lainnya yang disepakati bersama oleh kedua belah pihak dari waktu ke waktu.
“Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di tingkat global melalui kerja sama dengan UNS ini,” ujarnya.
Nota Kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu lima tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan. Perjanjian ini dapat diperbarui, direvisi, atau diakhiri atas dasar konsultasi dan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surakarta percaya, bahwa kemitraan seperti ini akan membantu pembangunan ekosistem pendidikan yang terbuka, inovatif dan berdaya saing. “Karena itu, kami berharap dapat memperluas kerja sama dengan berbagai sektor dan menjadikan bidang pendidikan sebagai prioritas utama. Pemerintah Kota Surakarta melihat UNS memiliki konsentrasi dan berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendorong produktifitas melalui kolaborasi internasional. Pemerintah Kota Surakarta percaya, bahwa kemitraan seperti ini akan membantu membangun ekosistem pendidikan yang terbuka, inovatif dan berdaya saing. Karena itu, kami berharap dapat memperluas kerja sama dengan berbagai sektor dan menjadikan bidang pendidikan sebagai prioritas utama. HUMAS UNS



















