UNS Lepas 3.868 Mahasiswa Ikuti KKN Periode Juli–Agustus 2025

UNS Lepas 3.868 Mahasiswa Ikuti KKN Periode Juli–Agustus 2025

UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melepas 3.868 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli–Agustus 2025 pada Selasa (8/7/2025). Pelepasan tersebut berlangsung di halaman Rektorat Gedung dr. Prakosa UNS. Kegiatan ini menandai pelepasan mahasiswa KKN UNS untuk mengabdi di berbagai daerah di Indonesia pada 8 Juli–21 Agustus 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si.; Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D.; Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen; Direktur Human Capital dan Umum BPJS-TK; BPJS-Ketenagakerjaan KCI Surakarta; Wakil Rektor UNS; Dekan di lingkungan UNS beserta jajaran; dan Dosen Pembimbing Lapangan KKN.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., melaporkan kegiatan pelaksanaan KKN Periode Juli–Agustus 2025. Terdapat beberapa tema umum yang diusung. Diantaranya Tema Edukasi yaitu Pendampingan Pemberdayaan dalam Penguatan SDGs sebanyak 100 tim. KKN Literasi sebanyak 64 Tim. Ketahanan Pangan Mandiri dan Pengentasan Kemiskinan sebanyak 78 Tim. Kemitraan Luar Pulau Jawa sebanyak 20 tim. Kemitraan Pulau Jawa sebanyak 111 tim. Dan KKN Kebangsaan-XIII di Universitas Hasanuddin sebanyak 2 tim.

Sebanyak 3.868 mahasiswa mengikuti KKN periode ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sembilan provinsi dan 43 kabupaten. Adapun provinsi tersebut meliputi Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Hartono menyampaikan bahwa KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa UNS. Melalui KKN, para mahasiswa tidak hanya diuji secara akademik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi nyata di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi peluang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari kehidupan masyarakat. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu ikut serta dalam memberikan kontribusi nyata sesuai bidang keilmuan yang dimiliki.” ujar Prof. Hartono.

Menurut Prof. Hartono, esensi dari KKN bukanlah seberapa jauh tempat mahasiswa mengabdi, tetapi seberapa besar manfaat yang bisa diberikan. KKN bukanlah ajang untuk menggurui, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk belajar lebih banyak dari masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari proses pembentukan karakter, empati, dan semangat kolaborasi sosial yang kuat.

“Kepada 3.868 mahasiswa UNS yang akan terjun ke berbagai wilayah di Indonesia, saya berpesan untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik almamater. Bangunlah komunikasi yang sehat dan penuh hormat dengan masyarakat sekitar. Laksanakan program-program yang telah disusun dengan semangat gotong royong dan kolaborasi.” pesan Prof. Hartono kepada mahasiswa peserta KKN Periode Juli–Agustus 2025.

Pada kesempatan ini, Prof. Hartono sangat mengapresiasi seluruh mitra dan instansi yang telah mendukung pelaksanaan KKN periode ini. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kerja sama, kepercayaan, dan ruang yang diberikan kepada mahasiswa UNS untuk berkarya dan belajar bersama masyarakat. Dukungan ini dinilai sangat penting dalam mewujudkan peran aktif mahasiswa di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Hartono menjelaskan bahwa tema dan cakupan program KKN periode kali ini sangat beragam. Program-program tersebut dirancang selaras dengan agenda prioritas nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Mahasiswa akan terlibat dalam kegiatan yang mencakup penguatan SDGs, peningkatan literasi, ketahanan pangan mandiri, penanggulangan kemiskinan, serta pengembangan jejaring kemitraan dengan berbagai pihak.

Program KKN ini juga menjadi bagian penting dari implementasi Rencana Strategis UNS DREAMTEAM. Salah satu nilai utama dalam strategi tersebut adalah “Active”, yang menekankan pentingnya keterlibatan nyata dari UNS. Nilai ini mendorong kolaborasi pentahelix antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media. Melalui kolaborasi ini, UNS tidak hanya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga memperluas jangkauan kontribusinya di tengah masyarakat.

Dengan demikian, tujuan utama dari kegiatan KKN ini bukan hanya untuk kemajuan UNS, tetapi juga untuk menciptakan dampak positif yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bertajuk #DiktisaintekBerdampak. Program tersebut menekankan bahwa pendidikan yang terbaik adalah yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Akhir kata, saya ucapkan selamat menjalankan KKN. Jadikan momen ini sebagai bagian dari perjalanan penting untuk membentuk jati diri sebagai insan pembelajar dan pelayan masyarakat,” tutup Prof. Hartono.
Humas UNS