Prodi Desain Interior FSRD UNS Bahas Inovasi Rotan Sintetis dalam Studium Generale

Prodi Desain Interior FSRD UNS Bahas Inovasi Rotan Sintetis dalam Studium Generale

UNS – Program Studi (Prodi) Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Studium Generale, Kamis (19/6/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Rotan Sintetis Sebagai Elemen Fasad: Inovasi, Estetika, Ketahanan”. Acara berlangsung secara daring melalui zoom cloud meeting.

Studium Generale ini diikuti mahasiswa Desain Interior FSRD UNS. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Pungky Pratama, Owner Pratama Rotan, produsen furnitur berbahan rotan sejak 1992. Kehadiran Pungky menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam potensi rotan sintetis.

Dalam pemaparannya, Pungky menjelaskan perjalanan Pratama Rotan yang berdiri sejak 1992 dan berkembang pesat sejak 2018. Saat ini, Pratama Rotan telah memproduksi furnitur dan dekorasi rumah berbahan rotan untuk pasar lokal dan ekspor. Produk-produknya telah menembus pasar Australia dan Spanyol dengan penyesuaian standar tiap negara tujuan.

Pungky juga menyampaikan enam keunggulan yang dimiliki perusahaannya, mulai dari tenaga kerja berpengalaman hingga inovasi berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap kualitas produk dan kepuasan pelanggan.

Bagian menarik dalam sesi ini adalah penjelasan tentang inovasi penggunaan rotan sintetis sebagai elemen fasad bangunan. Selama ini, rotan sintetis lebih dikenal sebagai bahan furnitur. Pratama Rotan mencoba mengembangkan potensi rotan sintetis sebagai elemen pelengkap arsitektur. “Rotan sintesis umumnya hanya dipakai sebagai furniture, disini kami mengembangkan penggunaan rotan sebagai elemen pelengkap fasad bangunan,” ujar Pungky.

Rotan sintetis memiliki banyak keunggulan seperti tahan air, sinar UV, dan ramah lingkungan. Bahannya terbuat dari plastik sintetis PE, PVC, atau resin dengan tampilan menyerupai rotan alami. “Selain mudah dirawat, rotan sintetis memiliki harga relatif terjangkau,” tuturnya.

Pungky menampilkan contoh proyek fasad toko Alter Home Store dengan anyaman rotan sintetis bermotif batik kawung. Ia juga menunjukkan proyek fasad rumah tinggal yang memanfaatkan rotan sintetis sebagai ornamen eksterior.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan mahasiswa. Mahasiswa sangat antusias bertanya tentang peluang pengembangan material lokal berbasis rotan di industri desain interior. Sebagai bentuk apresiasi, Program Studi Desain Interior FSRD UNS menyerahkan sertifikat kepada narasumber. Sertifikat diserahkan secara simbolis oleh Drs. If Bambang Sulistyono, S.K., M.T. selaku perwakilan program studi.
Humas UNS