PSJ UNS Kembangkan Alat Edukasi Mitigasi Kebencanaan Bersama Pekarya Sungai Sumber

PSJ UNS Kembangkan Alat Edukasi Mitigasi Kebencanaan Bersama Pekarya Sungai Sumber
PSJ UNS Kembangkan Alat Edukasi Mitigasi Kebencanaan Bersama Pekarya Sungai Sumber

UNSPusat Studi Jepang (PSJ) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan kegiatan berfikir desain dalam kebencanaan di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Kota Surakarta. Tim PSJ UNS turut menggandeng Komunitas Peduli Sungai yang ada di sana, yakni Pekarya Sungai Sumber.

Program ini mengadopsi metode mitigasi advokasi Jepang. Terdapat pengembangan desain tools kebencanaan kreatif yang diadaptasi dari kegiatan “Iza! Kaeru Caravan”. Metode ini mengemas pengetahuan mitigasi kebencanaan dalam produk-produk desain permainan anak-anak yang menarik. Produk yang dihasilkan seperti permainan kartu, ular tangga, monopoli, sapu tangan, wayang kertas, dan lain-lain. Adapun atribut mitigasi bencana lainnya berupa tas yang berisi peralatan penting kebencanaan.

Anggota PSJ UNS diantaranya Dr. Eng. Kusumaningdyah N. H., S.T., M.T., Dr. Pandu Purwandaru, S.Ds., M.Ds., Ph.D., dan Prof. Ir. Danar Praseptiangga, S.T.P., M.Sc., Ph.D. Kegiatan berfikir desain dalam kebencanaan terlaksana melalui hibah Program Kemitraan Masyarakat Internasional (PKMI) 2024, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) UNS.  Melalui bidang unggulan pengelolaan dan mitigasi bencana, PSJ UNS bekerja sama dengan Prodi Arsitektur Fakultas Teknik (FT), Urban Rural Design and Conservation (URDC) Laboratorium UNS, serta Faculty Engineering Science, Kyushu University, Japan.

Mahasiswa Prodi Arsitektur UNS angkatan 2021 juga terlibat aktif, diantaranya Hasna Ghina Shaliha, Ilhan Rizki Syaputra, Jamine Luthfiani Ramadhani Putri, dan Nehemia Kebba Prasetyo. Kegiatan ini sekaligus bagian dari Merdeka Belajar Belajar Merdeka (MBKM) yang merekognisi mata kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN), Praktek Kerja Kreatif (PKK), dan Studi Independen bagi mahasiswa.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Focus Group Discussion (FGD) pengembangan desain tools kreatif berbasis metoda “Izza! Kaeru Caravan”. FGD berlangsung pada akhir April 2024. Tujuannya adalah untuk merencanakan desain yang menghasilkan pemberdayaan dan penguatan pada Pekarya Sungai Sumber berbasis kearifan lokal.

Kegiatan FGD diikuti oleh 16 anak yang tinggal di daerah Sumber dan merupakan anggota Pekarya Sungai Sumber. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok. Pemetaan pengetahuan lokal kebencanaan pada anak anak dilakukan dengan menanyakan ketertarikan, permasalahan, pengetahuan, dan aspirasi mengenai sungai dan tempat tinggal.

“Hasil FGD dijadikan dasar untuk pengembangan sarana prasarana edukasi dan advokasi desain produk pengetahuan dan kegiatan Izza! Kaeru Caravan,” terang Dr. Kusumaningdyah kepada uns.ac.id, Jumat (5/7/2024).

Secara keseluruhan, Tim PSJ UNS mendapati bahwa sedikit dari anak-anak yang tinggal di sekitar Sungai Gajah Putih yang mengetahui tentang lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini yang mendasari tim untuk mengoptimalkan potensi tersebut untuk memberikan edukasi kepada anak-anak di daerah Sumber bersama dengan komunitas Pekarya Sungai Sumber. Secara bersama, mereka memberikan pengetahuan lokal untuk upaya menjaga kebersihan sungai dan kesiapsiagaan bencana ketika banjir. Kegiatan edukasi non formal dengan lebih terstruktur juga terus dilakukan.

Pekarya Sungai Sumber sendiri merupakan komunitas berbasis inisiatif masyarakat Sumber, Surakarta. Mereka melibatkan diri dalam pelestarian dan pengelolaan sungai di bantaran Sungai Gajah Putih. Anggota Pekarya Sungai Sumber diantaranya warga setempat, aktivis lingkungan, pelajar, dan pemerhati alam. Kegiatan rutinnya seperti pembersihan sungai, edukasi pengolahan limbah, dan kegiatan seni.

Humas UNS

Reporter: R. P. Adji

Redaktur: Dwi Hastuti