Prodi Arsitektur UNS Gelar Pengabdian Internasional, Edukasi Anak Komunitas Peduli Sungai di Taman Cerdas Sumber

Prodi Arsitektur UNS Gelar Pengabdian Internasional, Edukasi Anak Komunitas Peduli Sungai di Taman Cerdas Sumber

Prodi Arsitektur UNS dan Pusat Studi Jepang berkolaborasi dengan mahasiswa Rotterdam University of Applied Sciences dalam pengabdian masyarakat internasional di Kelurahan Sumber, Surakarta. Kegiatan berfokus pada pemetaan partisipatif dan edukasi pengelolaan sampah sungai bagi anak-anak komunitas.

UNS — Program Studi (Prodi) Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Pusat Studi Jepang (PSJ) UNS melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat internasional bermitra dengan Mahasiswa Rotterdam University of Applied Sciences (RUAS), the Netherland. Sebanyak 5 mahasiswa asing dari RUAS bersama mahasiswa Prodi Arsitektur – Urban Rural Design & Conservation (URDC) Laboratory FT UNS secara berkelanjutan memiliki kegiatan di Kelurahan Sumber. Kegiatan telah berlangsung sejak semester ganjil tahun 2025 dan berlanjut pada semester genap tahun 2026.

Program ini berfokus pada pemetaan partisipatif dan advokasi lingkungan, khususnya penanganan permasalahan sampah di kawasan aliran Sungai Sumber dengan dosen pengampu Dr. Eng. Kusumaningdyah Nurul Handayani, S.T., M.T., sebagai bagian dari skema Pengabdian Kemitraan Masyarakat Internasional (PKMI) 2025 – LPPM UNS. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini berupa pemetaan partisipatif dengan metode GreenMap yang berfokus pada pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan masyarakat serta kegiatan advokasi pembuatan pupuk organik dengan komposting dan advokasi pemilihan sampah anorganik. Kegiatan mengajak pada anak-anak dan remaja yang bermukim di kawasan permukiman aliran Sungai Sumber, Sungai Gadjah Putih dan Sungai Kali Pepe. Ketiga sungai ini mengalir di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Sumber dilatarbelakangi oleh hasil survei awal dan serangkaian hasil Focused Group Discussion (FGD). “Kawasan permukiman di Sungai Sumber teridentifikasi sebagai kawasan yang memerlukan penanganan prioritas akibat penumpukan sampah yang terjadi pada area bendungan RW 07. Hal ini berdampak pada penyumbatan aliran air sungai dan berpotensi banjir, serta penurunan kualitas lingkungan permukiman.

Pada kegiatan FGD pertama, dilaksanakan bersama perwakilan warga dan pihak kelurahan sebagai bagian dari proses pemetaan partisipatif menggunakan metode Green Map. Melalui pengisian kuesioner dan penempelan ikon GreenMap pada peta dasar, warga dilibatkan secara aktif untuk mengidentifikasi permasalahan dan potensi lingkungan di sepanjang koridor Sungai Sumber dan Sungai Gajah Putih. Sebagai tindak lanjut, FGD kedua dilaksanakan bersama warga RW 07 yang menjadi salah satu wilayah terdampak. Diskusi difokuskan pada evaluasi pengelolaan sampah, peningkatan pemahaman warga terhadap isu lingkungan, serta pembahasan solusi kontekstual yang memungkinkan untuk diterapkan secara berkelanjutan.

“Hasil FGD menunjukkan meningkatnya kesadaran dan dorongan warga untuk berpartisipasi dalam upaya menjaga kebersihan sungai, meskipun masih diperlukan dukungan fasilitas dan kerja sama lintas pihak,” ujar Dr. Eng. Kusumaningdyah Nurul Handayani, S.T., M.T. kepada uns.ac.id, Rabu (6/5/2026).

Rangkaian kegiatan selanjutnya berupa praktek workshop pengolahan sampah organik dan anorganik yang dilaksanakan di Taman Cerdas Sumber. Melibatkan anak-anak dari Komunitas Peduli Sungai sebanyak 25 anak. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik, praktikum pembuatan kompos, serta daur ulang ember bekas menjadi tempat sampah.

Advokasi pengabdian masyarakat berlanjut di tahun 2026. Dalam rangka memperingati Hari Bumi pada Sabtu, 25 April 2026 di Balai Pertemuan RT 03 RW 01 dilaksanakan kegiatan advokasi terkait dengan pemahaman pengelolaan sampah dan evaluasi terhadap praktek pembuatan kompos organik yang dilakukan pada bulan Desember 2026 sebelumnya. Kegiatan mengajak peserta yang sama. Melibatkan 18 anak yang pernah hadir pada kegiatan praktek workshop di semester sebelumnya. Hasil yang didapatkan, peserta sudah paham akan pemilahan sampah namun masih belum sangat paham dalam pembuatan kompos organik.

Maka direkomendasikan kedepannya kegiatan akan berkaitan dengan praktek kerja pengelolaan sampah. Peringatan hari Bumi ini dipilih secara simbolis untuk menegaskan komitmen program terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem khususnya kawasan bantaran Sungai Sumber.

Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bagian kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini berfokus pada pemetaan partisipatif dan advokasi lingkungan, khususnya penanganan permasalahan sampah di kawasan aliran Sungai Sumber. Adapun tim mahasiswa yang terlibat diantaranya Tjin Groot, Ilias Engel, Kiki Gerritje, Joost Gerardurs dan Bartolomeo Pietro Giuseppe Contarini, Aurellia Nadine Alexandra, Chiki Satria Perdana, Faiz Hanuraga Febrianta Prayudhi, Levania Puspa Dewi Hasibuan, Yusuf Eka Farras.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kolaborasi berkelanjutan antara akademisi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam upaya penanganan permasalahan lingkungan perkotaan, khususnya di kawasan bantaran sungai. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan utama pengabdian masyarakat internasional Prodi Arsitektur UNS?

Program ini berfokus pada pemetaan partisipatif dan advokasi lingkungan, khususnya penanganan permasalahan sampah di kawasan aliran Sungai Sumber. Lihat di artikel

Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan edukasi pengelolaan sampah?

Kegiatan ini melibatkan anak-anak dan remaja yang bermukim di kawasan permukiman aliran Sungai Sumber, Sungai Gadjah Putih dan Sungai Kali Pepe. Lihat di artikel

Bagaimana metode pemetaan partisipatif yang digunakan dalam program ini?

Kegiatan ini menggunakan metode GreenMap yang berfokus pada pengelolaan sampah dan kesadaran lingkungan masyarakat. Lihat di artikel

Apa hasil evaluasi kesadaran warga terhadap isu lingkungan?

Hasil FGD menunjukkan meningkatnya kesadaran dan dorongan warga untuk berpartisipasi dalam upaya menjaga kebersihan sungai. Lihat di artikel

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari program apa di UNS?

Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bagian kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Lihat di artikel