Mahasiswa Magister Teknologi Pendidikan FKIP UNS, Taufik Hidayat, mempresentasikan riset tentang manajemen mutu pendidikan abad ke-21 melalui integrasi teknologi digital di The 7th International Conference on Modern Educational Technology (ICMET) 2025 di Kyushu University, Jepang. Penelitiannya, yang terpilih sebagai Oral Presenter dari 15 negara, mengidentifikasi strategi kunci seperti pengembangan standar e-learning dan pemanfaatan AI. Riset ini akan dipublikasikan di IEEE Xplore, menegaskan kontribusi UNS dalam riset pendidikan berbasis teknologi.
UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menunjukkan kiprahnya di forum akademik internasional melalui kontribusi riset di bidang pendidikan. Taufik Hidayat, S.Pd., Mahasiswa Program Magister (S-2) Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, mengkaji manajemen mutu pendidikan abad ke-21 melalui integrasi teknologi digital dalam sebuah konferensi internasional yang digelar di Jepang.
Riset tersebut dipresentasikan Taufik setelah ia terpilih sebagai Oral Presenter pada The 7th International Conference on Modern Educational Technology (ICMET) 2025, yang diselenggarakan di Kyushu University, salah satu dari Tujuh Universitas Kekaisaran Jepang, pada 18-20 Desember 2025. ICMET 2025 merupakan konferensi internasional prestisius yang diselenggarakan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) dan mempertemukan para peneliti teknologi pendidikan dari berbagai negara.
Pada konferensi ini, hanya 49 oral presenter yang dinyatakan lolos seleksi dari beragam universitas di 15 negara dan wilayah setelah melalui proses double blind review. Negara dan wilayah tersebut antara lain Indonesia, Jepang, China, Taiwan, Hong Kong, Filipina, Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, Australia, Vietnam, Thailand, Malaysia, Qatar, serta Uni Emirat Arab.
Taufik, yang juga merupakan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), menjelaskan bahwa penelitiannya berfokus pada bagaimana transformasi digital dapat dimanfaatkan secara strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di tengah dinamika dan tantangan global.



Dalam kajiannya, Taufik menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA terhadap artikel ilmiah bereputasi yang bersumber dari basis data Scopus. Dari 3.038 artikel yang ditelusuri, penelitian ini mengidentifikasi sejumlah strategi kunci, mencakup pengembangan standar mutu e-learning, pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran personal, penguatan sistem penjaminan mutu daring, serta perancangan Smart Education Index (SEI) sebagai alat ukur kesiapan digital institusi pendidikan.
“Integrasi teknologi digital dalam pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada pengadaan perangkat. Transformasi digital akan berdampak nyata apabila dirancang selaras dengan sistem manajemen mutu, tata kelola institusi, serta inovasi pedagogik yang berkelanjutan,” ujar Taufik kepada uns.ac.id, Kamis (15/1/2026).
Pada konferensi tersebut, Taufik mempresentasikan hasil penelitiannya dalam sesi PS06- Innovation, Quality, and Security in Digital Higher Education yang dipimpin oleh Asst. Prof. António Maneira dari University of Saint Joseph, China. Sesi ini turut diikuti oleh para peneliti dan dosen senior dari Amerika Serikat, Filipina, Qatar, dan Taiwan.
Capaian ini semakin bermakna karena artikel penelitian Taufik telah dijadwalkan untuk dipublikasikan pada IEEE Xplore, prosiding bereputasi internasional yang terindeks Scopus. Prestasi tersebut menegaskan kontribusi mahasiswa UNS dalam pengembangan riset pendidikan berbasis teknologi yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan berkelanjutan (SDG 4 Pendidikan Berkualitas).
Melalui partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional ini, UNS kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong mahasiswa menghasilkan riset berkualitas yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21, sekaligus memperkuat peran penerima beasiswa LPDP sebagai agen perubahan di bidang pendidikan dan inovasi teknologi. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa mahasiswa UNS yang berkontribusi di konferensi internasional Kyushu University?
Taufik Hidayat, mahasiswa Program Magister (S-2) Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, menjadi pembicara di konferensi tersebut. Lihat di artikel
Apa topik riset yang dipresentasikan mahasiswa UNS di konferensi tersebut?
Riset tersebut mengkaji manajemen mutu pendidikan abad ke-21 melalui integrasi teknologi digital, dengan fokus pada strategi peningkatan mutu di tengah tantangan global.
Di konferensi internasional mana riset mahasiswa UNS dipresentasikan?
Riset tersebut dipresentasikan pada The 7th International Conference on Modern Educational Technology (ICMET) 2025 yang diselenggarakan di Kyushu University, Jepang. Lihat di artikel
Bagaimana cara penelitian mahasiswa UNS mengidentifikasi strategi kunci transformasi digital pendidikan?
Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis Scopus terhadap 3.038 artikel ilmiah. Lihat di artikel
Di mana artikel penelitian Taufik Hidayat akan dipublikasikan?
Artikel penelitiannya dijadwalkan untuk dipublikasikan pada IEEE Xplore, prosiding internasional bereputasi yang terindeks Scopus. Lihat di artikel



















