Peneliti:
Agus Purwanto
Risa Suryana
Arif Jumari

Indonesia dianugerahi energi matahari yang sangat berlimpah sehingga sangat potensial untuk dijadikan sumber energi alternatif yang terbarukan. Fabrikasi sel surya DSSC diperlukan komponen aktif berupa titania nanopartikel. Pada penelitian ini akan dikembangkan metode pembuatan titania nanopartikel sebagai bahan baku sel surya DSSC. Saat ini, titania nanopartikel masih merupakan barang impor. Proses pembuatan titania nanopartikel akan dilakukan dengan metode flame assited spray pyrolysis (FASP). Titania nanopartikel yang dihasilkan akan dikarakterisasi menggunakan x-ray difractometry (XRD), Field Emmision-Scanning Electron Microscopy (FE-SEM), Transmision Electron Microscopy (TEM) dan kemampuan absorbsi pewarnanya.

Untitledm

Untitledm

Secara garis besar inovasi yang diperoleh dari kegiatan penelitian adalah :
1. Titania yang dibuat dapat digunakan untuk keperluan elektroda aktif material sel surya jenis DSSC. Titania yang dihasilkan dari FASP mempunyai fase kristal campuran antara rutile dan anatase. Titania yang diproduksi dari FASP mempunyai fase yang mirip dengan fase kristal titania komersial.
2. Dari karakterisasi dengan menggunakan SEM diperoleh bahwa partikel mempunyai bentuk bulat dan pecahan dengan ukuran dari mikron sampai beberapa ratus nanopartikel. Untuk membuat nanopartikel dilakukan dengan menggunakan kecepatan precursor optimal sebanyak 57,3 mL/Jam.

 

Tulisan ini diterbitkan dalam buku 39 KARYA INOVASI UNS UNTUK INDONESIA oleh LPPM UNS.