Tim PKM-KC FT UNS Kembangkan ENO-CLICK, Smart Mouse Ergonomis untuk Monitoring Kondisi Fisiologis Pekerja Layar

Tim PKM-KC FT UNS Kembangkan ENO-CLICK, _Smart Mouse_ Ergonomis untuk Monitoring Kondisi Fisiologis Pekerja Layar
Dengarkan artikel

Tim PKM-KC Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret mengembangkan ENO-CLICK, sebuah smart mouse ergonomis yang dilengkapi sensor pemantauan kondisi fisiologis pekerja layar. Inovasi yang dirancang oleh lima mahasiswa Teknik Industri ini bertujuan untuk membantu pekerja layar memantau detak jantung dan saturasi oksigen guna mendorong waktu istirahat yang tepat.

UNS — Aktivitas bekerja di depan komputer dalam waktu panjang dapat meningkatkan risiko kelelahan dan stres pada pekerja layar. Menjawab tantangan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengembangkan ENO-CLICK, sebuah smart mouse ergonomis yang dilengkapi sistem pemantauan kondisi fisiologis pengguna selama bekerja.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh lima mahasiswa Program Studi Teknik Industri FT UNS, yakni Raditya Hilmy Hariyanto sebagai ketua, bersama Safira Budi Ramadhani, Anak Agung Ngurah Primus Laghawa, Nihayatul Watsiqoh, dan Nathania Dyah Prameswari. Tim berada di bawah bimbingan Dr. Ir. Mufti Reza Aulia Putra, S.T., M.T., IPP.

Pengembangan ENO-CLICK berlangsung selama empat bulan, mulai Juni hingga September 2026 di Laboratorium Baterai FT UNS. Kegiatan meliputi perancangan prototipe, perakitan perangkat keras, pemrograman, pengembangan aplikasi desktop, integrasi sistem, hingga pengujian kinerja perangkat.

ENO-CLICK dirancang dalam bentuk vertical mouse ergonomis yang tetap menjalankan fungsi utama sebagai perangkat penunjuk komputer. Keunggulan yang ditawarkan adalah integrasi sensor pemantauan fisiologis langsung pada perangkat kerja, sehingga pengguna tidak memerlukan perangkat wearable tambahan.

Sistem ENO-CLICK memanfaatkan sensor MAX30102 berbasis fotopletismografi (PPG) untuk memperoleh data detak jantung dan saturasi oksigen (SpO₂). Sementara itu, sensor MPU6050 digunakan untuk mendeteksi gerakan dan membantu mengurangi gangguan pada pembacaan sensor akibat pergerakan tangan.

Data yang diperoleh kemudian diproses dan dikirimkan ke aplikasi desktop. Sistem tersebut menampilkan informasi heart rate (HR), heart rate variability (HRV), dan SpO₂ secara real-time. Selain menampilkan data fisiologis, aplikasi juga memberikan indikator kondisi pengguna dan notifikasi untuk mengambil waktu istirahat.

Ketua Tim ENO-CLICK, Raditya Hilmy Hariyanto, menjelaskan bahwa pengembangan dilakukan secara bertahap, mulai dari integrasi perangkat keras dan perangkat lunak hingga pengujian fungsi dan kinerja sensor. “Pengujian pembacaan HR dan SpO₂ dilakukan dengan membandingkan hasil ENO-CLICK terhadap pulse oximeter sebagai perangkat referensi,” terang Raditya seperti dikutip dari ft.uns.ac.id, Rabu (9/9/2026).

Trial pengujian prototipe secara terintegrasi telah dilakukan pada 24 Agustus 2026. Pengujian tersebut ditujukan untuk mengevaluasi fungsi perangkat, pembacaan parameter fisiologis, serta kinerja sistem ketika digunakan oleh pekerja layar. Data fisiologis yang diperoleh kemudian dianalisis bersama penilaian beban kerja menggunakan metode NASA-TLX.

Melalui pengembangan tersebut, ENO-CLICK mengintegrasikan tiga fungsi dalam satu perangkat, yaitu sebagai mouse ergonomis, perangkat pemantauan kondisi fisiologis, serta media analisis kondisi pengguna. Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu pekerja layar lebih menyadari perubahan kondisi tubuh selama bekerja dan mendorong pengambilan waktu istirahat secara lebih tepat.

Tim menegaskan bahwa ENO-CLICK merupakan prototipe teknologi pendukung ergonomi dan pemantauan kondisi fisiologis, bukan alat diagnosis medis. Informasi yang dihasilkan berfungsi sebagai indikator untuk membantu pengguna mengenali perubahan kondisi selama bekerja dan tidak dimaksudkan untuk menetapkan diagnosis, menentukan kondisi medis, ataupun menggantikan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.

Pengembangan ENO-CLICK menjadi salah satu bentuk penerapan keilmuan Teknik Industri melalui integrasi ergonomi, sistem kerja, dan teknologi. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif teknologi pendukung untuk menciptakan aktivitas kerja berbasis komputer yang lebih sehat, nyaman, dan responsif terhadap kondisi pengguna.

Pengembangan ENO-CLICK turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran terhadap kondisi fisiologis selama bekerja. Inovasi ini juga mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat, aman, dan produktif. Selanjutnya, ENO-CLICK berkontribusi pada SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi inovatif yang mengintegrasikan aspek ergonomi dalam sistem kerja. Dengan demikian, ENO-CLICK menjadi salah satu bentuk inovasi yang mendukung peningkatan kesehatan pekerja sekaligus produktivitas dan keberlanjutan sistem kerja.

Humas UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu ENO-CLICK yang dikembangkan oleh mahasiswa FT UNS?

ENO-CLICK adalah smart mouse ergonomis yang dilengkapi sistem pemantauan kondisi fisiologis pengguna seperti detak jantung dan saturasi oksigen selama bekerja. Lihat di artikel

Siapa pencipta inovasi ENO-CLICK?

Inovasi ini dikembangkan oleh lima mahasiswa Program Studi Teknik Industri FT UNS di bawah bimbingan Dr. Ir. Mufti Reza Aulia Putra, S.T., M.T., IPP. Lihat di artikel

Sensor apa saja yang digunakan pada perangkat ENO-CLICK?

ENO-CLICK memanfaatkan sensor MAX30102 berbasis fotopletismografi untuk data detak jantung dan SpO₂, serta sensor MPU6050 untuk mendeteksi gerakan tangan. Lihat di artikel