UNS— Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kini memiliki Guru Besar Bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Beliau adalah Prof. Dr. Suharno, S.T., M.T. yang merupakan dosen pada Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS.
Prof. Suharno dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-88 pada FKIP dan ke-331 di UNS. Prof. Suharno dikukuhkan sebagai Guru Besar oleh Rektor UNS pada Jumat (20/12/2024) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram. Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Suharno membawakan pidato dengan judul “Pembangunan Berkelanjutan Pendidikan Kejuruan Sebagai Upaya Menyiapkan Tenaga Kerja Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam pidatonya, Prof. Suharno menyampaikan bahwa Indonesia telah mencanangkan asa menjadi negara maju 2045. Instrumen utama negara maju adalah ketersediaan tenaga kerja yang kompeten. Ketersediaan tenaga kerja kompeten menjadi syarat mutlak terwujudnya negara maju. Sebagaimana diketahui, mencetak tenaga kerja kompeten tidak mudah. Harus ada upaya serius dan berkelanjutan untuk mendapatkannya. “Secara konsep, tenaga kerja dihasilkan dari sebuah pendidikan dan pelatihan, pendidikan dan pelatihan yang secara fokus membekali siswanya agar siap kerja adalah pendidikan kejuruan/vokasional,” terang Prof. Suharno.
Negara maju mengakui peran pendidikan kejuruan bahkan mereka meyakini bahwa mereka menjadi negara maju berawal dari pendidikan kejuruan. Oleh karena itu negara maju sangat memperhatikan pendidikan kejuruan. “Tidak tanggung-tanggung mereka menempatkan siswa di bidang kejuruan lebih banyak dari bidang umum, misalnya Austria 78%, Jerman 70% dan Swiss 66%. Karena siswanya lebih banyak, maka mereka mengelola pendidikan kejuruan dengan sangat baik.” Imbuhnya.
Sementara itu, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. mengatakan bahwa UNS terus berkomitmen untuk menjadi universitas yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kita menjadi semakin optimis bahwa kedepan prestasi UNS akan semakin meningkat, baik di tingkat nasional maupun internasional, baik di tingkat lokal maupun global. Dan kami berharap tentunya UNS akan lebih berkontribusi dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan baik itu di masyarakat, bangsa dan negara,” terang Prof. Hartono.
Kepada para Guru Besar yang baru dikukuhkan, Prof. Hartono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, kerja keras dan perjuangan tidak kenal lelah sehingga berhasil mencapai jabatan fungsional akademik tertinggi. Guru Besar bukanlah hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga akan dikuti dengan kewajiban dan tanggung jawab besar untuk terus memberikan kontribusi kepada kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pembangunan bangsa.
Pengukuhan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para Guru Besar yang dikukuhkan dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika UNS. Untuk itu Prof. Hartono mengajak kepada seluruh sivitas akademika UNS untuk menjadikan momen ini sebagai inspirasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi di UNS.
“Kami berharap kepada para Guru Besar yang baru dikukuhkan, semoga capaian ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi UNS, masyarakat, bangsa, dan negara serta menjadikan barokah bagi kita semua,” ujar Prof. Hartono.
Ketua Dewan Profesor (DP) UNS, Prof. Drs. Suranto Tjiptowibisono, M.Sc., Ph.D., turut mengingatkan kepada para Guru Besar yang baru dilantik agar terus berkarya untuk UNS dan bangsa. “Mudah-mudahan bapak ibu akan terus berkarya dan berkontribusi untuk ikut serta menumbuh kembangkan karya-karyanya demi kemajuan UNS tercinta dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.
Dengan memiliki Guru Besar di bidang ini, UNS turut berperan dalam menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri, yang secara langsung mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs ke-4. HUMAS UNS
Redaktur: Dwi Hastuti



















