Angkat Isu Industri Gula Semut Kelapa Organik, Mahasiswa Program Doktor UNS Lolos Final PUSAKA Jawa Tengah 2025

UNSUniversitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menorehkan prestasi di ajang akademik nasional. Wahyu Hidayat, S.Pd., M.M., mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi peminatan Marketing Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, berhasil lolos sebagai finalis Final Call for Paper Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (PUSAKA) Jawa Tengah 2025. Wahyu yang juga penerima beasiswa LPDP, mengangkat isu strategis tentang penguatan industri gula semut kelapa organik berbasis pemberdayaan perempuan.

Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPwBI Jawa Tengah) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Penguatan Ekosistem Industri Hulu-Hilir untuk Mendukung Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditas Strategis di Jawa Tengah”.

Dari 387 artikel yang masuk, hanya 30 karya terbaik yang lolos ke babak final, termasuk riset yang dipresentasikan Wahyu. Dalam riset ini, Wahyu dibimbing oleh promotor Prof. Budhi Haryanto, S.E., M.M. Riset yang ia ajukan berjudul Model Penguatan Industri Gula Semut Kelapa Organik Berbasis Perempuan: From Magelang to Jawa Tengah.

“Penelitian ini merumuskan model strategis untuk memperkuat industri gula semut melalui pemberdayaan perempuan. Tujuannya adalah meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, mendorong daya saing, serta memberi dampak ekonomi berkelanjutan dari tingkat lokal di Magelang hingga ke seluruh Jawa Tengah,” terang Wahyu kepada uns.ac.id, Selasa (2/9/2025).

Dalam pelaksanaannya, Wahyu berkolaborasi dengan Devika Wahyu Ningtyas dari Universitas Tidar Magelang dan Febri Pamungkas dari Universitas Sains dan Teknologi Komputer Semarang.

Babak final dilaksanakan pada 19–20 Agustus 2025 di KPwBI Jawa Tengah dan dilanjutkan dengan Seminar Ekonomi PUSAKA Jawa Tengah 2025 di Hotel Padma, Semarang. Acara ini menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pertanian, serta pelaku usaha, dan dihadiri Sekda Provinsi Jawa Tengah.

Prestasi Wahyu semakin istimewa karena artikelnya terpilih sebagai salah satu artikel favorit dan akan dimuat dalam prosiding Seminar Ekonomi PUSAKA Jawa Tengah 2025. Lebih jauh, riset ini juga akan diterbitkan dalam jurnal terindeks Sinta 3.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga forum strategis untuk mengintegrasikan hasil riset ke dalam kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari kolaborasi BI dan ISEI Jawa Tengah diharapkan menjadi acuan konkret bagi pemerintah dalam memperkuat pembangunan ekonomi Jawa Tengah.

Dengan capaian ini, Mahasiswa UNS menegaskan kontribusinya dalam menghasilkan riset aplikatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah. Ia juga memperkuat kiprah penerima beasiswa LPDP sebagai agen perubahan di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. HUMAS UNS