Dua Mahasiswa FKIP UNS Mengikuti Program Pertukaran ke NTU, Singapura

Dua Mahasiswa FKIP UNS Mengikuti Program Pertukaran ke NTU, Singapura

UNS – Dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengikuti pertukaran pelajar ke Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Melalui program Semester@NIE dan pendanaan dari National Institute of Education (NIE) ASEAN Scholarship, Hasna Nurul Izzati yang merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Informasi dan Komputer serta Saifa Dewinugroho, mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi Antropologi berkesempatan untuk mengikuti kuliah di salah satu kampus terbaik se-Asia selama empat bulan.

NIE merupakan salah satu institut di NTU Singapura. Sebelum mengikuti program yang berlangsung sejak Agustus 2024 hingga 6 Desember 2024 tersebut, Hasna dan Saifa mengikuti beberapa rangkaian seleksi. Proses seleksi dilaksanakan oleh International Office FKIP UNS pada Februari hingga Maret dengan tahapan pendaftaran, seleksi administrasi oleh International Office FKIP UNS kemudian dilanjutkan dengan wawancara.

“Proses seleksi yang kami lakukan dikoordinir oleh International Office FKIP UNS. Mahasiswa yang boleh mendaftar program ini adalah mahasiswa semester empat dan enam dengan Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) minimal 3,5. Kemudian mampu menggunakan Bahasa Inggris aktif dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku, memiliki paspor dan asuransi kesehatan, mendapat Persetujuan orang tua dan mendapat surat rekomendasi dari Kepala Program Studi (Kaprodi),” terang Hasna kepada uns.ac.id, Kamis (12/12/2024).

Hasna menjelaskan bahwa melalui program tersebut dirinya diberikan kesempatan untuk memilih 10 mata kuliah yang tersedia. Mata kuliah tersebut yang akan diikuti sebagaimana kuliah reguler bersama dengan mahasiswa NTU lainnya. Selain itu, mahasiswa international turut dibawa berkeliling Singapura untuk mengenal lebih dalam Negeri Singa tersebut.

“Kami diberikan kesempatan mengikuti 10 mata kuliah pilihan selama belajar disana. Kami juga diajak berkeliling Singapura untuk mengenal lebih dalam negeri singa tersebut, termasuk budaya dan karakteristiknya. kami juga diberikan Wellness Program selama 4 minggu yang mempelajari materi tentang makanan, tempat wisata, jenis jenis penipuan dan budaya Singapura lainnya. Melalui program ini kami dilatih agar memiliki kemampuan berkomunikasi lebih baik,” ungkap Hasna.

Dirinya menambahkan bahwa dirinya sangat bersyukur mendapatkan pengalaman berharga untuk mempelajari budaya negara yang berbeda dan sistem pembelajaran yang berbeda pula. Hasna turut bercerita mengenai pengalamannya mengambil mata kuliah Modern Indonesia/Malaysia Singapore Literature karena mengkaji sejarah Indonesia dan pengaruhnya terhadap perkembangan sastra. “Saya merekomendasikan course tersebut kepada penerima program selanjutnya,” terangnya.

UNS memberikan rekognisi dengan mengkonversi nilai mata kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Pertukaran pelajar yang dilakukan Hasna dan Saifa mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 karena mendapat kesempatan untuk mengakses pendidikan yang berbeda, memperluas wawasan mereka, serta meningkatkan pemahaman lintas budaya yang penting untuk pembelajaran yang lebih holistik. Pertukaran pelajar juga dapat membantu membangun keterampilan global, yang sangat berharga di dunia yang semakin terhubung ini.

Selanjutnya terdapat 5 mahasiswa terbaik akan mewakili UNS untuk mengikuti seleksi beasiswa dari NIE ASEAN scholarship. Pihak NIE akan melakukan seleksi dari kampus mitra dan memberikan beasiswa kepada 5 Mahasiswa Indonesia yang memenuhi kriteria melalui proses administrasi dan wawancara. Saat ini, ke-5 mahasiswa UNS tersebut telah diterima pada program Semester@NIE untuk semester depan dan sedang dalam proses pengurusan permohonan student pass.

Kegiatan ini merupakan bukti upaya UNS untuk mendukung tercapainya SGDs ke 4 yaitu pendidikan yang berkualitas dengan memberikan sebanyak mungkin kesempatan belajar pada mahasiswa, serta SDGs ke 17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. HUMAS UNS